The Curious Case of T-Cash

This is series of study case analysis that i like to write from time to time.  I am a big fan of Ben Thompson’s Stratechery and this series of essay emulate his style of writing. Check out my first post on Traveloka.

This week in fintech, T-Cash state-owned e-wallet provider announced that they will transform into LinkAja. Not only the name change, the new T-Cash will be backed not only by Telkom group but also six other state-owned enterprise (SOEs) : Bank Mandiri, BRI, BNI, BTN, Jiwasraya and Pertamina. The change will be implemented late February and current T-Cash users will only need to update their app once LinkAja launched.

T-cash QR Payment feature. image credit from kanalaceh.com

Couple of interesting points from this.

Continue reading “The Curious Case of T-Cash”

Apa yang dicari para investor dalam pendiri startup?

Ini adalah thread quorayang saya jawab beberapa waktu lalu. Platform Quora ini cukup menyenangkan dan saya aktif disana. Cek kesini untuk melihat semua jawaban yang saya tulis.


Skena dari film The Founder dimana Michael Keaton memerankan Ray Kroc

Di satu konferensi, saya berkesempatan mengobrol dengan Pak Jefrey Joe dari Alpha JWC Venture. Seorang venture kapitalis yang portfolionya bisa dilihat dilink dibawah

Portfolio | Alpha JWC Ventures

Pertanyaan saya senada dengan ini :

“ Bagaimana menilai probabilitas kesuksesan seorang founder, terutama jika startupnya masih early sekali “

Continue reading “Apa yang dicari para investor dalam pendiri startup?”

Mengapa saat ini di Indonesia, startup fintech lebih banyak dibanding startup lain

Ini sebenarnya adalah thread Quora yang saya jawab beberapa waktu lalu Karena responsnya cukup bagus, saya menambahkan beberapa materi dan memposting ulang disini.

Platform Quora ini cukup menyenangkan dan saya aktif disana. Cek kesini 
untuk melihat semua jawaban yang saya tulis.

Image result for fintech indonesia
Lanskap fintech di Indonesia. Gambar dari Convergence Ventures
Continue reading “Mengapa saat ini di Indonesia, startup fintech lebih banyak dibanding startup lain”

Three Great Business Books To Start Your 2019

I cant believe how fast 2018 have been going for me. I went lot of new challenges, good thing most of them turn out quite well. In 2018, I’ve ventured into new areas at work, managed bigger team and took terrifying steps into the big financial commitment (i bought a house on mortgage). Been hell-a-lot of personal developments which was exciting and scary at the same time.

Three good books i recommend to read

Speaking of personal developments, ill share top three great books that I’ve read last year with interesting points from each. These books helped me find perspective and calmed me down during roller coaster ride. I hope this list give you ideas on what to read to start your 2019 right.

Lets go!

Continue reading “Three Great Business Books To Start Your 2019”

Good Albums 2018 (so far)

Seperti dijabarkan di artikel business insider dan nytimes ini , mayoritas penikmat musik berhenti mencari hal baru untuk didengarkan di usia 30. Well, di tahun ini, usia saya tembus kepala tiga dan saya bisa mengerti sekali ketika teman teman seangkatan playlist spotifynya adalah album Appetite for Destruction atau Hybrid Theory yang diulang-ulang. Di tahun ini, secara karir (Alhamduillah) saya juga mengemban sebuah tanggung jawab baru yang membuat saya sibuk lebih dari sebelumnya (seriusan, mendengarkan musik di jam kerja pun susah).

Good Album 2018 So Far.jpg

Beruntungnya, masih ada sebuah kenikmatan kecil yang saya rasakan ketika menemukan band atau album baru yang lagu lagunya enak untuk didengar. Ketika ada waktu senggang di antara meeting, tab New Release dan Discover di Spotify adalah pilihan untuk rehat sejenak. Menemukan musik musik baru adalah hal yang menyenangkan sekaligus mungkin sebuah usaha perlawanan untuk menjadi tua dan membosankan.

Dan untuk membagikan perasaan itu, berikut album rilis 2018 yang menurut saya nikmat sekali untuk didengar. Mayoritas album di list ini bergenre hip-hop dan metal.

Semua lagu yang saya sebutkan di artikel ini bisa didengarkan di spotify playlist berikut

Continue reading “Good Albums 2018 (so far)”

Vlog KomunIKASI

Jumat minggu kemarin, saya bertemu dan ngobrol dengan salah satu junior di kampus Sistem Informasi ITS dulu : Diaz Permana. Pertemuan ini sebenarnya random sekali diawali dengan saling mereply di grup Ikatan Alumni Sistem Informasi dan kemudian Diaz mengajak untuk ketemuan offline. Kebetulan, seminggu kemarin saya sedang di Surabaya untuk keperluan ekspansi Amartha. Kebetulan kedua, saya juga penasaran dengan Ternaknesia, startup agritech tempat Diaz bekerja sekarang. Maka ngopilah kita berdua di sebuah cafe di Manyar.

Yang menarik, Diaz mengajak untuk merekam pembicaraan dalam sebuah vlog. Diaz sedang membuat vlog tentang Ikatan Alumni Sistem Informasi. Dia ingin membuat konten untuk memudahkan mahasiswa SI berpikir dan merencanakan karir setelah kuliah nanti.

Ini adalah kali pertama saya merekam vlog, kegiatan yang sangat milenial, dan saya khawatir diskusi menjadi canggung. Namun Diaz berhasil membawakan sesi tanya jawab ini dengan luwes sehingga obrolan kita berdua tidak berbeda dengan diskusi  seperti biasa tanpa kamera. Wajar sih, Diaz semenjak kuliah sudah berpengalaman menjadi host dan moderator.

Simak obrolan kami berdua seputar alumni Sistem Informasi ITS, hal yang dilakukan pada saat kuliah dan hal hal lain di youtube link dibawah.

Berhubung diskusi ini terjadi secara spontan, ada beberapa tambahan informasi yang saya gatal ingin tulis disini. Tonton dulu videonya, lalu sila menyimak beberapa poin tambahan jawaban atas pertanyaan-pertanyaan seru yang di lontarkan Diaz di vlog. Continue reading “Vlog KomunIKASI”

Three Challenges Startup Faced in Serving Indonesia’s Unbanked Population

In Indonesia, access to basic financial service such as saving and lending is a priviledge. The country with more than 250 million people has only less than 40 million recorded bank account according to World Bank. The country stands at the top of  Asia Pacific in terms of unbanked population with three quarter of total population are still outside of conventional financial system.

At glance, these statistics looks bleak. But for entrepreneurs and startups, it means massive opportunity fintech. Indonesia is currently a fintech hotbed with more than 150 startups and record-high investment of USD 57 million in 42 deals by last year alone. Half of that deals went to lending and payment startups.

andy-al-mesura-204460-unsplash
Picture of shallot sellers in Jogja, one of the many millions unbanked population in Indonesia. Photo by Andy Al Mesura on Unsplash

I work as a product and business development guy in a peer-to-peer lending startup. Our startup focus is to provide microlending to millions of unbanked and underbanked women entrepreneurs in Indonesia. In this post, i will share three challenges that i have to deal on a daily basis. The challenges will slightly skewed to lending business model but i try to make it relevant for other fintech as well.

Lets start!. Continue reading “Three Challenges Startup Faced in Serving Indonesia’s Unbanked Population”