RR#10 – Rekomendasi Komik Indonesia

Pekan lalu, Popcon 2015 diselenggarakan di Assembly Hall JCC Senayan selama tiga hari berturut turut. Popcon adalah sebuah konvensi kreatif yang memamerkan karya karya budaya pop Indonesia. Walaupun ditampilkan juga produk kreatif lainnya, Popcon selalu identik dengan komik. Sebagian besar booth di Popcon berisi showcase komik dari seniman dan studio grafis disertai dengan merchandise seperti stiker, kaos dan juga art book. Untuk yang tertarik dengan komik dan karya grafis lainnya, Popcon adalah acara tahunan keren yang wajib untuk didatangi.

Rekomendasi Komik Lokal_small

Berdasar pengalaman mendatangi acara ini dua tahun berturut turut, Popcon semakin ramai dan  karya karya yang di tampilkan disini semakin meningkat baik dari jumlah maupun kualitas. Meskipun dari sisi industri komik lokal belum sebesar karya kreatif lain seperti musik atau film, beberapa komik lokal mempunyai kualitas gambar dan cerita yang bisa dibandingkan dengan komik mainstream amerika (DC, Marvel, Dark Horse) dan juga manga manga dari Jepang.

Berkaca pada besarnya antusiasme dan meningkatnya karya yang dirilis, Popcon 2015 dapat dilihat sebagai sebuah milestone dimana kedepannya industri komik lokal Indonesia akan semakin tumbuh.

Untuk yang belum familiar dengan karya lokal komikus Indonesia, tidak ada waktu yang lebih baik untuk berkenalan selain sekarang. Dibawah ini adalah komik komik Indonesia berkualitas yang saya rekomendasikan untuk dibaca.

Mari kita mulai dari yang pertama Continue reading

Layanan Seluler Untuk Pembangunan

Tulisan ini sebelumnya dipublikasikan di Selasar.com. Dibawah ini adalah editan terbaru berdasarkan input proofreading dari Atiek Puspa, Agung Hikmat dan Nauval Atmaja. Beberapa minggu ini kami berempat mengadakan kelompok studi kecil kecilan dengan topik M4D untuk mengisi waktu luang dengan tulisan ini sebagai hasilnya. Beberapa tulisan tentang M4D dan Indonesia (kami harap) akan muncul setelahnya. 

Telepon seluler adalah teknologi modern yang paling banyak diserap masyarakat di dunia. Menurut laporan Global Mobile Economy, di akhir tahun 2014 terdapat 3.6 milyar pengguna layanan seluler. Setengah dari populasi dunia mempunyai akses terhadap teknologi ini dan bertumbuh lima kali lipat dibandingkan 10 tahun yang lalu. Untuk negara-negara berkembang, penetrasi layanan berkisar pada 40%, sementara negara-negara maju mencapai dua kali lipat dari penetrasi layanan negara berkembang. Di masa mendatang, pengguna seluler diperkirakan terus bertumbuh mendekati 5 milyar di akhir tahun 2020 dan didominasi oleh Asia Tenggara dan Afrika.

Layanan Seluler Untuk Pembangunan

Layanan seluler memberikan akses komunikasi luas kepada sebagian besar populasi dunia. Seiring dengan perkembangan teknologi, seluler juga membuka deras arus informasi melalui mobile internet kepada masyarakat yang belum terjangkau oleh infrastruktur kabel. Beberapa hal tersebut membuat seluler menjadi pilihan teknologi yang ideal untuk mendorong proses pembangunan bidang sosial, lingkungan, dan ekonomi. Konsep ini disebut dengan Mobile for Development (M4D) atau layanan seluler untuk pembangunan. Continue reading

Deep Hobby and The Redefinition of Experts

My latest fascination is a book titled The Martian by Andy Weir. The book tells a survival story of Mark Watney, an astronaut accidentally left alone in planet Mars. With limited equipments, Watney need to find a way back home to Earth while constantly surviving in a hostile environment of the red planet. From ion thruster to the spaceship gravity assist, The author referenced a lot space real world exploration technology complete with several brief explanation. Albeit the heavy use of space lingo, The Martian managed to tell very gripping story of struggle and survival.You can still enjoy it even if you dont know anything about space at all.

I personally rate this book as the best fiction ive read so far this year, close to Max Brooks World War Z.

screen-shot-2015-03-07-at-8-50-34-pm

After finishing the book, i was interested to find more information about Andy Weir. In this episode of Youtube talk show hosted by Mythbuster’s Adam Savage, Weir talked about how he got deep understanding about the related science regarding space travels. Surprisingly, Andy Weir is a computer programmer. Space exploration is merely his obsession, something he enjoy reading and digesting at his own spare time. Its amazing because in the video he explained sophisticated concept such as Delta-v in a very casual manner. The trait expected coming from an expert with years of work experience in NASA, not from computer programmer with a space hobby.

This reminds me of another story of Brown Moses.

NewYorker_BrownMos_2866240c
Pic was taken from here

Elliot Higgins is a highly respected weapons expert and news contributor specializing in Syrian conflict. His report has been cited by no other than Amnesty International and New York Times. Similar to Andy Weir, Higgins had never worked in the area related to weapons or military. In fact,  he has never set foot in Syria. Elliot Higgins is a blogger. He did his weapon research by sitting in his living room, going through thousands of Youtube videos. What started as a hobby has now become his expertise.

Looking at both story of Andy Weir and Elliot Higgins, we see the redefinition of the so-called experts.  As the internet continue to democratize information, more and more knowledge are no longer confined in the walls of academia professional body. Given enough hours and dedication, an obsessive hobbyist can have the same (or even better) credentials with scholars and professionals.

These two may be exceptions and cant be considered as a phenomenon yet but im curious of what happens if we see more and more example like these. To some extent, work experience and academic degree might be replaced by blog posts or other creative proof of expertise. Parents will probably put their children’s hobby as important as their formal education.

Moreover, people will be deemed expert by the quality of their work rather than their academic or professional background.

RIP Yahoo Pipe

Kemarin, Yahoo mengumumkan penutupan beberapa layanan lama mereka yang cukup obscure seperti Yahoo Pipe, GeoPlanet, Placespotter . Bukan hal mengejutkan sebenarnya. Mantan pemain besar Internet di tahun 2000an ini sepertinya terus kehilangan relevansi terus menerus seiring waktu. Siapa disini yang masih memakai email yahoo ? saya bahkan tidak ingat kapan terakhir kali login ke Ymail. Lama kelamaan, Yahoo mungkin akan menjadi relik nostalgia untuk generasi internet 2000an seperti layaknya Geocities atau Friendster. 

Yahoo Pipe

Yang menarik perhatian saya di berita ini adalah Yahoo PipeLayanan Yahoo ini berfungsi melakukan ektraksi dan manipulasi terhadap konten web. Sedikit susah dijelaskan sih tapi fungsi ini mirip seperti apa yang dilakukan IFTTT sekarang.  Continue reading

Recommended Readings #9 – Postmortems

With the increasing portrayal of startups in the mainstream media from Social Network to Silicon Valley tv series, getting into startup is probably the coolest things to do nowadays. The possibility of a billion dollar valuation plus the extravagant job perks , whats not to like ?.

However, beneath its shiny promises, startup had 90 percent failure rates. Highly successful startups such as Facebook, Twitter, AirBnB are the exception not the rule. In fact, startup who achieve that kind of success were called unicorns because of the near-fictional occurrence. With that kind of rate, failure in startups is expected rather than something to be shameful of.

Recommended Readings 9 - Postmortem

In this edition of RR, i recommend several articles where founders shared lesson-learned from fail startups which are commonly known as postmortems. Straight from the mind of battle-scarred founders, postmortem served as both knowledge and reality check for everyone who wants to start their own ventures. Continue reading

Hiphop Indo Playlist

My plan for this mayday holiday was to be productive. Finish one or two unread books or maybe blogging about something smart. But due to unforeseen circumstance, the plan goes out to the window. I spent the whole afternoon watching youtube instead.

By unforeseen events, it was me discovering Black Book, a documentary about Indonesian hip hop created by Hiphopindo. Blackbook tell the chronicles hiphop movement since the release of Pesta Rap. It was so damn good, i spent entire evening checking most of the featured artist. Cant recommend it enough, go check it out.

Still in an attempt to be productive while being Blackbook still lingering in my mind, i created list of several dope local hip hop track which i think everyone should listen to.

HipHop Indonesia Playlist

Continue reading

How Can Coding Help You ?

Ahmad Mukhlason, senior di kampus dulu yang sekarang sedang menempuh studi lanjut di Nottingham, menuliskan artikel menarik tentang fenomena banyaknya mahasiswa jurusan IT yang tidak familiar dengan programming / coding di jurusan Sistem Informasi ITS. Ditulis dari sudut pandang dosen, beliau berpendapat bahwa menjamurnya kepemilikan laptop, gadget dan sosial media membuat mahasiswa menjadi manja. Kemudahan akses ini membuat mahasiwa menjadi malas belajar pemrograman dan semangat belajarnya tidak setinggi mahasiswa di era sebelumnya ketika akses masih susah.

How Can Coding Help You

Saya kurang setuju dengan pendapat diatas. Selain karena sudut pandang yang diambil terlalu negatif, ini adalah contoh umum  my-generation-is-better-than-yours bias. Kalau benar minat belajar pemrograman menurun di kalangan mahasiswa yang akan lulus dengan gelar sarjana komputer, hipotesa saya maybe we are not focusing enough on the golden questions.

How can coding skills help me in life ?

Menjawab pertanyaan diatas dengan argumen “because you have to” atau “we know better whats good for you” tentunya tidak akan efektif untuk generasi yang lahir dengan informasi di jari mereka.

Berkaca pada pengalaman sebagai mantan mahasiswa, mantan programmer dan pekerjaan saya sekarang yang sudah tidak berhubungan dengan programming lagi, saya mencoba pertanyaan diatas di tulisan ini.

Continue reading