Tag: seluler

Essay

Penggunaan Layanan Finansial Seluler Untuk Memperluas Jangkauan Bantuan Sosial Pemerintah

Dengan jumlah penduduk miskin sebanyak 28 juta orang (BPS, 2016), penanggulangan kemiskinan menjadi salah satu tantangan yang dihadapi Indonesia ke depan. Angka kemiskinan yang tinggi berpotensi membawa efek domino yang lebih besar seperti berkurangnya produktivitas ekonomi, menurunnya tingkat kesehatan masyarakat dan juga peningkatan angka kriminalitas. Untuk mengatasi masalah ini, pemerintah Indonesia di tahun 2010 membentuk Tim Nasional Percepatan Penanggulangan Kemiskinan (TNP2K). Berada langsung di bawah wakil presiden, TNP2K bertanggung jawab mengeksekusi program pengentasan kemiskinan seperti peningkatan kapasitas ekonomi, jaminan kesehatan dan juga bantuan sosial. TNP2K juga bertanggung jawab atas basis data terpadu yang berisi informasi sosial ekonomi dan demografi penduduk miskin di Indonesia.

LFS untuk PKH.png

Contoh skema penggunaan layanan finansial seluler untuk distribusi bantuan sosial

Salah satu instrumen bantuan sosial yang digunakan TNP2K adalah transfer tunai bersyarat bernama Program Keluarga Harapan (PKH). PKH memberikan uang tunai kepada rumah tangga sangat miskin sekaligus mewajibkan mereka untuk memenuhi persyaratan terkait pendidikan dan kesehatan. Sebagai contoh, resipien PKH yang memiliki anak balita wajib memenuhi kewajiban imunisasi lengkap sebelum menerima bantuan. Saat ini, dana PKH di salurkan secara tunai melalui kantor pos dan juga transfer bank melalui akun bank BRI. Read More

Essay

Layanan Seluler Untuk Pembangunan

Tulisan ini sebelumnya dipublikasikan di Selasar.com. Dibawah ini adalah editan terbaru berdasarkan input proofreading dari Atiek Puspa, Agung Hikmat dan Nauval Atmaja. Beberapa minggu ini kami berempat mengadakan kelompok studi kecil kecilan dengan topik M4D untuk mengisi waktu luang dengan tulisan ini sebagai hasilnya. Beberapa tulisan tentang M4D dan Indonesia (kami harap) akan muncul setelahnya. 

Telepon seluler adalah teknologi modern yang paling banyak diserap masyarakat di dunia. Menurut laporan Global Mobile Economy, di akhir tahun 2014 terdapat 3.6 milyar pengguna layanan seluler. Setengah dari populasi dunia mempunyai akses terhadap teknologi ini dan bertumbuh lima kali lipat dibandingkan 10 tahun yang lalu. Untuk negara-negara berkembang, penetrasi layanan berkisar pada 40%, sementara negara-negara maju mencapai dua kali lipat dari penetrasi layanan negara berkembang. Di masa mendatang, pengguna seluler diperkirakan terus bertumbuh mendekati 5 milyar di akhir tahun 2020 dan didominasi oleh Asia Tenggara dan Afrika.

Layanan Seluler Untuk Pembangunan

Layanan seluler memberikan akses komunikasi luas kepada sebagian besar populasi dunia. Seiring dengan perkembangan teknologi, seluler juga membuka deras arus informasi melalui mobile internet kepada masyarakat yang belum terjangkau oleh infrastruktur kabel. Beberapa hal tersebut membuat seluler menjadi pilihan teknologi yang ideal untuk mendorong proses pembangunan bidang sosial, lingkungan, dan ekonomi. Konsep ini disebut dengan Mobile for Development (M4D) atau layanan seluler untuk pembangunan. Read More