Malique And The Essentials : Dia

Disela sela kesibukan mindahin hosting website pdankjatim , refreshing sambil mangkir dari kerjaan sebentar. Nyari nyari video klip di YouTube. Pertamanya nyari Coldplay ama Maroon 5. Lalu setelah itu bingung sendiri mau ngapain ini saya. Dan entah dapat ilham dari mana, dimasukkanlah kata kunci “Malique and D’essentials”. Salah satu band jazz yang udah nancep banget dibenak anak anak muda indonesia. Dan ternyata yang muncul adalah video klip dari lagu terbaru malique yang masuk dalam OST dilm Claudia/Jasmine, Dia.

Malique ini mulai terkenal seinget saya pas jaman jaman kelas 2 SMA dulu. Lagu yang pertama saya dengarkan adalah Terdiam. Nuansa jazz nya langsung bikin heboh SMA saya pada waktu itu. Band internal sekolah langsung ngejazz, dan Malique pun ngehype diantara siswa siswa SMAN 16 Surabaya. Mayoritas penggemar jazz pada saat itu sepengetahuan saya adalah cewek cewek. Prinsip supply and demand pun mulai berlaku. Cowok cowok yang haus pujaan dan sedang bergolak darah mudanya berlomba lomba ngeband pake nuansa jazz. Gak peduli lagunya kalaupun kroncong melayu, yang penting dilabelin jazz. Pertama naik panggung langsung teriak “Kami adalah band JAZZ!!!UOOHHH!!!” , ganti nama band jadi berbau jazz (Jazz Against The Machine ?) dan waktu manggung bergoyang goyang ngegroove walaupun dari jauh keliatan mirip cacing sakit maag. Cewek cewek pun histeris.

Smooth And Groovy, Go Malique!!

Continue reading “Malique And The Essentials : Dia”

Kok Jadi Suka Jazz yach?

Come away with me in the night
Come away with me
And I will write you a song
– Come Away With Me, Norah Jones

Genre lagu yang biasannya menemani saya ngoding, browsing atau pekerjaan apapun di depan kompie adalah yang hingar bingar dan penuh teriakan dari vokalisnya. Yang akhir akhir ini sesuai dengan deskripsi diatas dan nangkring di playlist saya adalah : Avenged Sevenfold, Soulfly, Slipknot dan Arctic Monkeys. Tapi semenjak mulai kenal RAN, kenal dokter gigi dan headset murahan saya yang rada sakit klo dipake ndengerin lagu gubrak gubrak rada lamaan. Jadi interest dengan lagu lagu jazzy begitu.

Padahal jaman jaman SMA waktu Malique D’essentials ngehype banget, saya tetep aja gak tertarik. Sekarang klo mau ngoprek barisan source code baik di kantor ato di LPSI, playlistnya mesti jazz atau berbau jazz. Lebih rileks tetapi juga bisa memacu reaksi kimia dalam tubuh yang bernama ngantuks. Klo terbiasa ndengerin lagu rock tapi pengen banting setir maksain denger jazz. Saran saya coba dengerin lagunya Summer Romancenya Incubus atau I will teach you how to dancenya tompi. Dua lagu tersebut jazz yang powerfull dan beatnya tetep bikin semangat, suka banget deh saya sama kedua lagu tersebut. Malem ini saya dengerin dua album jazz, yang satu lokal satu lagi album luar. The Greatest Hitsnya Norah Jones dan Selftitlednya Parkdrive.


Cantiknya

Continue reading “Kok Jadi Suka Jazz yach?”

RAN : RAN for your life

Kurasa ku t’lah jatuh cinta
Pada pandangan yang pertama
Sulit bagiku untuk bisa
Berhenti mengagumi dirinya
– Pandangan Pertama, RAN

Lagi demen banget ama lagu yang satu ini bro!!.  Ada yang pernah denger gak?. Easy listening , catchy tapi gak mengurangi “bobot” lagunya. Lagu keren ini dinyanyiin sama band baru bernama RAN. Judul albumnya : RAN for your life.

 
dicomot dari sini

Dari kover albumnya, keliatan klo personnelnya cuman 3 orang. Tiga orang yang bikin album keren ini adalah : Rayi (vokal dan rap), Astono (gitar) dan Nino (vokal). Genre mereka menurut saya gabungan dari jazz, pop ama sedikit R&B. Saya yang sebenernya prefer dengan genre yang lebih gahar macem metalcore, emo atau modern rock, sampe kesengsem sama band satu ini. Bener bener worth lisetening deh.

Lagu pandangan pertama yang  jadi single hits pertamanya memang terkesan ceria banget. Yang lagi susah, jatuh cinta , jatuh tangga bahkan yang jatuh bangkrut sekalipun, klo denger lagu ini mungkin akan ikut ikutan berdendang (alah, bahasanya low). Vokal yang alus dari Nino. Melodi yang jazz banget dari Astono. Sampe rap yang berasa NERD atau The Neptunes dari Rayi. Ceria, Catchy dan nggak kayak lagu lagu yang lagi rame sekarang (model menye menye memble).

Playlist saya hari ini cuman lagu ini doank. Lhawong baru dapet satu lagu doank, ntar coba saya cari albumnya. Oke folks!! Cukup buat resensi nya. Mari kita nyanyi sama sama. Music!! Start!!! Lets get grrrrroooovvyyy.

Lamaku memendam rasa di dada
Mengagumi indahmu wahai jelita
Tak dapat lagi kuucap kata
Bisuku diam terpesona

Dan andai suatu hari kau jadi milikku
Tak akan kulepas dirimu kasih
Dan bila waktu mengijinkanku menunggu dirimu

Kurasa ku t’lah jatuh cinta
Pada pandangan yang pertama
Sulit bagiku untuk bisa
Berhenti mengagumi dirinya

Seiring dengan berjalannya waktu
Akhirnya kita berdua bertemu
Oh diriku tersipu malu
Melihat sikapmu yang lucu

Dan andai suatu hari kau jadi milikku
Tak akan kulepas dirimu kasih
Dan bila waktu mengijinkanku menunggu dirimu

Kurasa ku t’lah jatuh cinta
Pada pandangan yang pertama
Sulit bagiku untuk bisa
Berhenti mengagumi dirinya

Oh Tuhan tolonglah diriku
‘tuk membuatnya menjadi milikku
Sayangku, kasihku, oh cintaku
She’s all that I need

Dan bila kita bersama
Kan kujaga dirimu untuk selamanya
Oh terima cintaku

Summertime, ain’t it summertime
If I don’t have you as mine, but you always on my mind
In the magazine you showed up
Babygirl your beauty makes my mind blowed up
Your personality is calm and friendly
The kinda girl that I would love to be with me
Once I start, no I won’t fall back
Here’s my cellphone number, so please call back

Kurasa ku t’lah jatuh cinta
Pada pandangan yang pertama
Sulit bagiku untuk bisa
Berhenti mengagumi dirinya

Oh Tuhan tolonglah diriku
‘tuk membuatnya menjadi milikku
Sayangku, kasihku, oh cintaku
She’s all that I need

Lagu ini jadi soundtrack saya bwat ke dokter gigi senen besok. Lho hubungannya kok dokter gigi? hehehe. Nantikan kisah selanjutnya, hanya di blog gak penting ini.

May you all have a lovely day folks!!!