Berkenalan dengan IMSI, ICCID dan MSISDN

Beberapa waktu yang lalu, seorang teman seangkatan kuliah mendapatkan musibah yang cukup memprihatinkan. Handphonenya hilang dicuri dan yang lebuh buruk lagi nomor hp tersebut digunakan si maling untuk melakukan penipuan. Pada saat itu aku memberikan saran untuk melaporkan kasus kehilangan ke polisi dan membawa surat polisi tersebut ke provider handphone terkait untuk melakukan penggantian SIM dengan tetap mempertahankan nomor yang baru (SIM Replacement). Ketika kuliah dan pertama kali mendengar bahwa operator bisa mempertahankan nomor lama walaupun SIM sudah berganti, i was very curious on how that works. Bukankah selama ini kalau kita membeli nomor itu notabene sama juga dengan membeli kartu SIM ?. Got the question now let me try to give the answer.

SIM card yang sudah cukup familiar

Sebelum berbicara lebih jauh, aku coba jelaskan dulu apa itu SIM card. SIM merupakan singkatan dari subscriber identity module yang berarti module identitas pelanggan (ya eyaa laah, penting abis).  SIM card berfungsi sebagai kartu identitas yang memungkinkan pelanggan untuk memperoleh layanan dari penyedia jasa telekomunikasi seperti telepon, sms, BIS atau broadband internet. Dengan  SIM card resmi yang dikeluarkan oleh penyedia jasa telekomunikasi pengguna diautentifikasi untuk masuk dalam jaringan provider tersebut dimulai dari yang paling basic yaitu mendapat sinyal dari BTS terdekat. Just like bob marley said no woman no cry, telco system said no SIM no service (this is so lame joke).

Continue reading “Berkenalan dengan IMSI, ICCID dan MSISDN”