Berkarya dan Ekonomi Renjana

Di stand-up specialnya Juru Bicara, Pandji Pragiwaksono berkata ada satu hal yang dilakukan oleh negara maju dan belum banyak kita lakukan sehingga bangsa kita belum semaju mereka.

Hal tersebut adalah berkarya.

Banyak sekali pekerja Indonesia kualitas skillnya world class tapi masih sedikit sekali karya atau brand Indonesia yang mengglobal. Indonesia butuh lebih banyak orang yang berani untuk mengemas pekerjaan mereka menjadi sebuah produk yang di tawarkan kepada dunia.

No alt text provided for this image
Pandji tentang berkarya. Gambar di ambil dari blog Icha Pebrianti.

Bit ini memantik ketertarikan gue tentang berkarya. Dan untuk tahu lebih lanjut, gue kemudian membaca buku-buku dengan topik terkait seperti Linchpin dan Purple Cow dari Seth Godin, Originals dari Adam Grant, Forever Employable dan buku Pandji sendiri, Indiepreneur.

Dari beberapa buku tersebut, gue menyimpulkan beberapa manfaat berkarya :

Continue reading “Berkarya dan Ekonomi Renjana”

Sharing Bekerja Vs Berkarya

Seperti sebelumnya, post ini masih tentang sharing session yang aku isi. Dua hari lalu, aku berbagi tentang buku-buku yang aku baca di acara internal sharing Amartha. Ada 3 buku yang aku bahas : Seth Godin – Linchpin, Jeff Gothelf – Forever Employable dan Pandji Pragiwaksono – Indiepreneur.

Tiga buku ini aku pilih karena topiknya serupa yaitu tentang berkarya. Aku membagikan pendapatku soal berkarya, bagaimana mengemas pekerjaan di kantor sebagai sebuah karya dan sharing tentang benefit yang aku dapat dari mengembangkan blog ini.

Lumayan juga yang ikut ternyata. 100an orang join via zoom, tidak hanya dari kantor pusat tetapi juga teman teman di cabang. Mulai dari Medan sampai Kolaka.

Materi presentasiku bisa didapatkan di link di bawah. Aku tambahkan juga beberapa referensi tentang berkarya :

  • Presentasi bisa di lihat disini. Versi mobile-friendly PDF, bisa di download disini.
  • Resensi masing masing buku bisa dilihat di link berikut : Linchpin, Forever Employable, Indiepreneur.
  • Essay menarik dari Li Jin, seorang angel investor. Tentang tren micro-entrepreneurship, unbundling antara kerja-penghasilan dan berbagai produk digital yang mendukung pekarya.
  • Tulisan lain dari Li Jin tentang konsep passion economy, perbedaannya dengan gig economy dan bagaimana pekarya dapat hidup dari karyanya dengan perkembangan tren ini kedepan.

Terima kasih telah membaca. Jika kamu menikmati tulisan ini dan ingin mendapatkan update tentang tulisan terbaru via email, sila isi form dibawah.

Processing…
Success! You’re on the list.