Category: Travelling

Travelling

Chennai, South Beach Of India

Apa kesamaan dari The Beatles, Steve Jobs dan karakter Julia Roberts di film Eat, Pray, Love ?. Dua kata untuk pertanyaan tersebut, perjalanan spiritual. India, tanah para Hindu, tempat dimana bule dari negara jauh bermusim 4 datang mencari budaya kental masa lalu dan ketenangan jiwa yang (entah kenapa) tidak bisa didapat dari duduk santai sore hari di bawah dinginnya AC starbucks. Tidak mengherankan sebetulnya, negara ini begitu kental aroma budaya-nya di segala aspek entah itu makanan, musik dan tentu saja film.

Ini tulisan perjalanan mengenai pengalaman memanggul ransel di Chennai, kota di sisi selatan India. Perjalanan dilakukan bersama dua kompatriot,Agung dan Atiek

Garis pantai chennai

Chennai meredefinisi apa yang biasa aku sebut dengan : tempat asing. Kemiskinan yang tidak pernah kubayangkan sebelumnya, kondisi traffic yang valid untuk disebut neraka jalanan dan anehnya memesan ayam KFC yang disertai dengan bumbu kari. Dunia adalah sebuah buku, Chennai adalah halaman yang aku lipat ujungnya dan kuberi dengan pembatas buku berwarna pastel.

Read More

Catatan HariankuTravelling

Loksado : South Kalimantan Bamboo Rafting

Ive never ever heard this place before actually stumbling in there. It has very limited entry in Indonesian version of Wikipedia and doesnt even listed in Google Maps. The great experience ive had in this remote place plus the lack of information of it in the internet, give me the urge to create this post. This place is called Loksado and here is the story.

Loksado Bamboo Rafting

 

Loksado is off-the-beaten-path village located in the South Kalimantan province, upper side of beautiful archipelago cum my home country Indonesia.  In the province, there are other spot which gets more touristy spotlight which is Banjarmasin (the big city) and Martapura ( famous for its diamonds) . Not many souls know that in Loksado, you can get the awesome experience of bamboo rafting or as the locals said “Balanting Paring”. Cruising down to the river stream through the thick of Dayak’s forest is something that not to be missed.

Read More

Travelling

Siem Reap : Motodop, Pub Street dan Amok

Mungkin sedikit yang mengenal kota kecil di Kamboja utara ini, aku juga ketika pertama kali mendengarnya. Yang lebih familiar adalah tempat Lara Croft beraksi di Tomb Raider, Angkor Wat. Yap, kompleks candi terbesar di dunia ini berada di kota Siem Reap dan juga alasan utama ribuan turis yang datang ke kota ini setiap tahun.  Diluar kompleks Angkor, siem reap adalah kota kecil yang sepi dan menawarkan keramahan penduduk etnis Khmer.

Aku tidak akan membahas tentang kompleks angkor wat untuk alasan yang cukup jelas, terlalu masif untuk dicover dalam satu artikel. Akan aku ceritakan di artikel terpisah, sementara itu mari kita nikmati uniknya kota Siem Reap yang tertutupi oleh megahnya Angkor Wat.

Naik motodop mengelilingi Siem Reap

Read More

Travelling

Macau, City Of Dreams

Kota mimpi, jujur aku baru tau slogan resmi kota ini ketika sudah berada disana. Mimpi ratusan orang yang datang ke kota ini untuk mengadu nasib dengan berjudi mungkin ya. Kota ini begitu lekat dengan kasino, Macau ada di setiap film hongkong yang berhubungan dengan judi. Sebagai movie freaks, jika India aku relate dengan Amitab Bachan maka Macau definitely will be Chow Yun Fat di film God Of Gambler. Tapi Macau tidak melulu soal judi, dibalik region paling padat di dunia ini (yes, lebih dari Jakarta) terdapat objek bersejarah tersembunyi yang worth to travel for.

Reruntuhan Katedral Saint Paul

Read More

Travelling

On Travelling Alone

‘the only real voyage of discovery consists not in seeking new landscapes but in having new eyes’ – Marcel Proust

For some people, the ideas of going alone (for fun) to a new place is quite ridiculous.   I often got strange looks when i told my friend  how awesome some movie i watched and i went solo for that. Its just a cinema, let alone to the foreign land miles away from home. For some people (or should i say most) travelling alone is too risky, lonesome or my personal favorite : proof that youre a freak who dont have a friend to go to.

I did solo travelling 3 times so far. Start gradually from  Jogjakarta, do some confidence test in Singapore and the last one i brace myself to explore Macau & Hongkong. Not that i dont like to be accompanied with, but i take solo travelling as one of my life challenge. I gain a lot from that, not just the good memories but also learning and improvement , mostly self confidence.

What i will write below is some benefits i got from my lone adventure, hope that this can convince you and everybody to experience it as well . For a start, read this good post on why you should go solo.

Changi Airport super economic hostel a.k.a waiting room

Read More

Travelling

Trekking at Coban Rondo Hill

Coban Rondo, a javanese language which the direct translation of it is Widow Waterfall. Eventhough theres a waterfall on its name, Coban Rondo refers to an eco tourims place not very far from Malang, East Java. At that place not only you can see the beautiful waterfall (obviously), Coban Rondo also a good place for trekking (again, obviously), camping or enjoying cold nature breeze. I guess its a bit late, but couple months ago i went trekking here while i was in Indonesia and heres my travel log for that.

Lets go trekking

 

Coban rondo is located 30 km from Malang, about 45 minutes drive all the way up the hill to the Batu direction. I never know any public transport to go there, usually i go there by driving either car or motorcycle.  The road going there is quite straight forward, drive up to the hill, pass the Batu city square ( a park with the big apple statue), go up again curvy slope of Payung area until reach the cow statue.  The cow is actually represents Batu city which well known for its fresh milk product. Turn left on the cow statue and thou shalt arriveth at Coban Rondo.

Read More

Catatan HariankuTravelling

Melaka Trip

Melaka, salah satu tujuan wisata Malaysia yang tak jauh dari Kuala Lumpur dan juga merupakan ibu kota dari negara bagian dengan nama yang sama. Pada tahun 2008, Melaka mendapatkan gelar sebagai salah satu dari world heritage site dari UNESCO karena didalamnya terdapat bangunan bangunan kuno sisa penjajahan Portugis (yang pastinya terlihat keren sebagai background profpic FB). Selain itu, Melaka terkenal juga dengan makanan  dan kebudayaan peranakan yang masih kental terlihat di sudut sudut kota. Heres my Melaka travel journal after i went there at Thaipusam holiday few weeks ago.

walking the street of Melaka

Read More