Category: Teknologi Informasi

Catatan HariankuTeknologi Informasi

State of Indonesian LTE 2014

LTE has become tech lingo of the town in Indonesia recently. Two major mobile operator launched commercial LTE services in less than three weeks span from each other. In the midst of this hype, i have been asked LTE 101 questions several times by my friends. Ive been involved in LTE strategy development for the past months so ive learned one or two things about this stuff. For my personal notes and time-saver when the question arise again, ill summarize my knowledge in a form of FAQs.

State of Indonesian LTE

Little bit of disclaimer before jumping into the post. I am currently working in one of the mobile operator that will be discussed in this piece. This article is a personal opinion of mine and do not necessarily represents the stance of my employer

Read More

Teknologi Informasi

IFTTT

This is cool productivity apps you should make use of.

As it explained in its name, IFTTT (If this then that) is a web service to connect different web applications using simple conditional statement. Its kind hard to explain it in words but let me show what i did with IFTTT.

IFTTT

IFTTT Recipes

I created an alert for Naruto, One Piece, Steam deals. So lets say Naruto released at Mangastream.com, email will instantly send at my Gmail account. This is the easiest way to use IFTTT. Not only interact with dozens of web applications, IFTT can connect though your phone. Hence IFTT is able to do something like turn off your ringtones automatically once you reached office.

Super cool right ?

With approximately 14 mio users and additional 30 mio USD series B funding, I hope IFTTT can grow and expand their capabilities more and more. This folks if you havent known, is the internet of things.

If This Then That

Teknologi Informasi

Y Combinator Class at Stanford

Once this course is out youtube , ill subscribe the shit out of it for sure.

Syllabus [How to Start a Startup] - Google Docs - Google Chrome_2014-09-18_10-30-50

Peter Thiel, Marc Andressen, Marissa Meyer and other silicon valey icons will teach in class at Stanford. It will be part of a semester long course How to Start a Startup course at Standford which will be headed by Sam Altman, Y Combinator CEO . This could possibly be the most expensive course by the accumulation of its teacher’s net worth. What makes it even better for a non-stanford population like us, all the course will be available online in Youtube.

This idea should be spread to our universities here in Indonesia starting from their own alumni. Im sure were not lacking of successful people who wants go give back to their almamater.  Using the same model, one lecture can be filled by 10-15 people. Each will only teach one class in a semester for 2 – 3 hour. Quite feasible to accommodate even the busiest speaker.

This is great yet simple idea which can do wonder to further bridge our industry with academia.

Read more about this on recode article below :

Y Combinator Releases Its Curriculum as a Stanford Class — And Online

Catatan HariankuTeknologi Informasi

1G,2G,3G & 4G : Part 1

Anda semua pasti sudah familiar dengan jargon diatas, yap benar kali ini saya akan menulis tentang salah satu jargon/buzzwords dari dunia telekomunikasi nirkabel which is xG (1 <= x <= 4, halah). Judul diatas mengacu pada generasi dalam teknologi wireless dan telepon bergerak, dimulai dengan munculnya telekomunikasi nirkabel analog yang menjadi generasi pertama (1G), beralih ke sinyal digital (2G), mobile broadband (3G) dan long term evolution / convergence (4G). Istilah generasi ini  digunakan untuk menandai perubahan besar pada teknologi nirkabel komersial yang merubah bagaimana manusia berinteraksi dalam 20 tahun terakhir. Dalam tulisan kali ini, saya akan mereview tentang apa yang terjadi di masing masing generasi tersebut, perubahan apa yang dibawa serta teknologi apa yang mendukung perubahan tersebut.

Wikipedia reference: – sejarah telepon seluler2G, 3G, 4G

3G to 4G, pic from watblog.com

Read More

Teknologi Informasi

5 Menit Instalasi Redmine diatas Windows XP

Redmine merupakan aplikasi project management dan issue tracker / bug tracker berbasis web. Jika kamu pemakai atau aktivis software open source pasti pernah mendengar tentang Bugzilla bukan ? redmine kurang lebih seperti itu. Berawal dari inisiatif di kantor untuk merencanakan penggunaan bugtracker system dalam sebuah project, aku diminta untuk mereview BugZilla sebagai salah satu kandidat yang akan digunakan.

Setelah aku coba, BugZilla menurutku terlalu ribet baik dari segi flow aplikasi dan tampilan (at least for the default installation, you can add plugins for BugZilla also here). So i found this Redmine, dari tampilan cukup bersih, alur untuk meregister bug pun cukup straight forward dan tersedia Gantt Chart by default.

Redmine Gantt Chart

Redmine dibangun menggunakan RoR yang dimana aku belum ada pengalaman sebelumnya, jadi here it is step by step how i manage to set this Redmine up and running on my Windows laptop. Sebagai awalan, tidak ada salahnya membaca sekilas :

– Issue tracker

– Ruby on rails

– Redmine Online Demo

Tutorial ini menggunakan Redmine versi 1.1 dan berjalan baik diatas Ruby 1.8. Penting diketahui bahwa Redmine 1.1 TIDAK berjalan di atas Ruby 1.9, make sure you download the correct ruby version and it will save you few minutes of confusion (that goes to me haha). Also pay attention on the version of each gem, check the gem version compability with current redmine version here.

Selain itu Redmine juga memerlukan DB server, disini aku menggunakan MySQL bawaan dari XAMPP. Bandwith dan koneksi yang cukup diperlukan untuk melakukan proses instalasi Ruby Gem dari repository, so make sure you have it also.  Ready? Start your timer, 5 minutes starts now! :D.

Read More

Teknologi Informasi

Berkenalan dengan IMSI, ICCID dan MSISDN

Beberapa waktu yang lalu, seorang teman seangkatan kuliah mendapatkan musibah yang cukup memprihatinkan. Handphonenya hilang dicuri dan yang lebuh buruk lagi nomor hp tersebut digunakan si maling untuk melakukan penipuan. Pada saat itu aku memberikan saran untuk melaporkan kasus kehilangan ke polisi dan membawa surat polisi tersebut ke provider handphone terkait untuk melakukan penggantian SIM dengan tetap mempertahankan nomor yang baru (SIM Replacement). Ketika kuliah dan pertama kali mendengar bahwa operator bisa mempertahankan nomor lama walaupun SIM sudah berganti, i was very curious on how that works. Bukankah selama ini kalau kita membeli nomor itu notabene sama juga dengan membeli kartu SIM ?. Got the question now let me try to give the answer.

SIM card yang sudah cukup familiar

Sebelum berbicara lebih jauh, aku coba jelaskan dulu apa itu SIM card. SIM merupakan singkatan dari subscriber identity module yang berarti module identitas pelanggan (ya eyaa laah, penting abis).  SIM card berfungsi sebagai kartu identitas yang memungkinkan pelanggan untuk memperoleh layanan dari penyedia jasa telekomunikasi seperti telepon, sms, BIS atau broadband internet. Dengan  SIM card resmi yang dikeluarkan oleh penyedia jasa telekomunikasi pengguna diautentifikasi untuk masuk dalam jaringan provider tersebut dimulai dari yang paling basic yaitu mendapat sinyal dari BTS terdekat. Just like bob marley said no woman no cry, telco system said no SIM no service (this is so lame joke).

Read More

Teknologi Informasi

Berkenalan dengan USSD

Hari jumat kemarin aku melakukan presentasi di Axiata HQ di KL Sentral. Di satu slide aku mencantumkan USSD dan yang mengejutkan adalah ketika seseorang bertanya apakah kepanjangan dari USSD, i just suddenly blank out and bluntly said with innocent face “Unstructured Something Something Data ? “. Hereby i successfully make the audience laugh like hell and makes me look stupid. Jadi supaya diriku tidak mengulangi kesalahan yang sama, aku akan sedikit menulis tentang apa itu USSD. Worry not my fellow non geek readers, USSD is a basic things in telco and even if you havent heard it before im sure you have already used it in daily basis.

Seperti biasa, tiada rugi dan tiada salah jika tuan & nyonya sekalian membaca wikipedia terlebih dahulu *tsah

USSD request, pic from here

Kepanjangan dari USSD sebenarnya adalah Unstructured Supplementary Service Data. USSD adalah sebuah protokol yang digunakan untuk berkomunikasi dari handphone / cellphone/ handset pengguna ke penyedia layanan telekomunikasi (dan sebaliknya). Hanya terdapat pada layanan telekomunikasi bergerak berbasis GSM dan biasa digunakan pengguna untuk meminta (request/pull) informasi dari operator, berlangganan service tertentu (service provisioning) bahkan menerima informasi dari penyedia layanan (push). IMHO, USSD adalah salah satu fitur mobile telecom yang paling banyak digunakan setelah telepon (voice call) dan sms (text based message). Ok, sampai disini ada yang belum ada gambaran apa itu USSD ? tenang, aku kasih satu contoh USSD request.

*123#

Ring a bell ? get a picture ? time to say A-ha now.

Read More