A Blogger Manifesto

Dibawah ini adalah manifesto blogger yang didapatkan dari dagdigdugnya mbak tika. Dengan sedikit modifikasi tentunya.

Ini adalah dunia kami sekarang…
dunianya posts
dan comments..
keindahan sebuah
linkback

Kami mendayagunakan sebuah situs publishing yang telah ada tanpa membayar..
yang bisa jadi biaya tersebut sangatlah murah jika tidak dijalankan dengan
nafsu tamak mencari keuntungan…..
dan kalian sebut kami kriminal…..

Kami blogwalking untuk sekedar bersilaturrahmi..
dan kalian sebut kami kriminal…

Kami membagikan pengetahuan…
atau bahkan hanya sekedar menyalurkan uneg-uneg pribadi,…
dan kalian sebut kami kriminal…

Kami hadir tanpa perbedaan warna kulit…
kebangsaan, ataupun prasangka keagamaan….
dan kalian sebut kami kriminal

Kalian memblokade website …
kalian mengejar popularitas…
kalian yang teledor melakukan maintenance server…
membuat undang undang yang mengancam kebebasan berekspresi kami…

membohongi kami…
dan mencoba menyakinkan kami bahwa semua itu demi kebaikan kami…
tetap saja kami yang disebut kriminal….

Ya, aku memang kriminal..
Kejahatanku adalah rasa kepedulianku terhadap sesama…
Kejahatanku adalah menilai orang lain dari apa yang mereka katakan dan pikirkan..
bukan pada penampilan mereka…

Kejahatanku adalah memperoleh lebih banyak hit daripada kalian…
sesuatu yang tak kalian maafkan..

Aku memang seorang blogger, dan inilah manifesto saya.

Kalian bisa saja menghentikanku…
tetapi kalian tak mungkin menghentikan kami semua…
Bagaimanapun juga, kami semua senasib seperjuangan.

So are you blogger enough folks ?

: )

Being Humble is A Skill

Mungkinkah kau pun juga begitu
Tahu kau masih malu mungkin
Sungguh ingin ku sapa
Namun ku terdiam tak kulakukan
– Terdiam, Malique And D’essentials

Udah 3 mingguan ini saya gak ketemu supervisor saya di kantor. Tapi jangan salah walaupun gak ada di tempat, bos saya ini setia melakukan remoting akses ke saya. Kata kata

Udah beres ki?
Websitenya udah running ?
Udah kmu deploy ki ?

senantiasa membanjiri inbox hape, inbox email dan tak lupa offline message YM. Padahal niatnya mau berleha leha karena atasan gak ada, kebiasaan buruk tipikal orang indonesia. Dan my boss kembali ke kota pahlawan ini kemaren, dan langsung mengontak saya untuk makan bareng. Sebagai bawahan yang sudah beberapa tahun ini bekerja dibawah kendali dan kekuasaan nya, saya sudah mencium bau bau tugas mendadak ini ūüėõ .¬† Dan akhirnya kita pun bertemu melepas rindu (Halah!!), dan ngobrol ngobrol. Saya dapet cerita bagus hari itu, another life lesson.

Alkisah supervisor saya itu mendapatkan tugas untuk mengaudit aplikasi ERP di salah satu perusahaan farmasi yang menurut saya terbesar di Indonesia (sebut saja kimia farma, lho? ko disebutin). Aplikasi ERP yang scopenya sangat massive itu budgetnya miliaran dan modul ERP yang digunakan pun ajegile banyaknya. Nah, yang mengerjakan ERP tersebut adalah sebuat tim yang diketuai oleh seorang doktor dan beberapa ekor programmer lulusan top tier university di negara ini.

Nah yang terjadi ketika bos saya meng audit aplikasi ERP tersebut, banyak kesalahan dan blunder yang menurut saya konyol apalagi di skala high end enterprise. Mulai dari pemilihan teknologi yang menimbulkan tanda tanya besar (pake VB, mereka g pernah dengar JEE ya ? ūüėõ ), tidak adanya standard coding yang jelas, tidak ada rencana integrasi bahkan kesalahan konyol pun terjadi sampe tingkat yang paling dasar, coding. Supervisor saya pun bercerita, di dalam program yang mereka buat tidak ada class atau apapun untuk memanage koneksi database. Beuuhh, didnt they ever really heard Connection Pooling ?. Dan yang lebih heboh, query SQl pun di hard code ke dalem class bersamaan dengan bejibun business rules didalemnya. Wah, padahal udah dibayar miliaran masih juga gak mau belajar ORM atau paling enggak Stored Procedure atau paling parah Resource Bundle deh heheheh. Saya kok jadi sok tau gini ya.

Dan karena itu juga ketika di jalankan multi user test, maksimal user yang dapat login secara konkuren adalah : 5. Apa Neraka ?

Continue reading “Being Humble is A Skill”

The Rise Of Arogansi Bidang Minat

Sayangku biarkan ku pergi
Ku tiada lagi sendiri seperti waktu dulu
Maafkan jika ku tak bisa
Menjaga tulusnya cinta tinggalkan dirimu
– Biarkan Ku Pergi, ADA Band

Di suatu siang di plasa kampus teknologi informasi surabaya. Terdengar obrolan beberapa mahasiswa dan mahasiswi.

Udah submit paper belum?
Kemaren udah nyoba berapa Epoch?
Matlab ku kok aneh ya?
Udah ngerti Particle Swarm Optimization?
Kayaknya pake Rough Set aja deh

Hmm ada yang gak ngerti apa yang mereka bicarakan? Tenang tenang anda gak sendirian. Yang menuliskan blog ini juga gak ngerti kok, heheheheh. Diatas adalah obrolan beberapa mahasiswa yang keliatannya bakalan mengambil bidang minat Decision Support System di kampus saya. Bidang minat yang sangat kental dengan algoritma dan rumus rumus bertumpuk tumpuk. Angkatan saya udah waktunya milih bidang minat di semester ini jadinya masalah bidang minat ini jadi pertanyaan yang hot buat ditanyakan kepada individu individu angkatan 2005 (PHOENIC 05). Dan keliatannya DSS ini jadi bidang minat yang banyak diambil di angkatan kami. Dan semakin sering saya mendengar obrolan diatas, semakin membuat saya merasa bodoh (Lho ? baru tau sekarang ?). Lemah otak saya kalau berhadapan dengan DSS and stuff.

Melihat beberapa teman ngobrol hal diatas, menjadikan saya sebagai the others. Ada perasaaan minder dan sedikit rendah diri. Anak anak emang keren banget. Ngeliat nela, andre, adhilaras didit dan yang laen laen pada mbahas paper, jadi timbul pikiran “Kapan ya bisa kayak mereka”. Hueehehhehe, berasa iklan penderita epilepsi aja.

Continue reading “The Rise Of Arogansi Bidang Minat”

Chickenstrip : Indonesia Banned Localhost

Takkan ada cinta yang dapat merebut hatiku
Takkan ada cinta yang dapat merebut hatiku
Takkan ada cinta yang dapat merebut hatiku
Kecuali Diaaaan Dia
– Kecuali Dian Dia, Serieus

Setelah emosi berapi api, dan menulis postingan sebelum ini. Blogwalking ke blog ayam paling sarap seantero blogonesia, dan ternyata ada komik rilis baru. Dan seperti yang saya harapkan, still about indonesian government internet blockade. Khas chickentrip, comedy with style.

AYAM GILA!!!!

See, Read, Laugh, Repeat

Mueekekekekekekekekek. Liat karakter yang lapor, kumisnya mirip siapa ya?. Apa yang terjadi kalo filtering internet indonesia nyampe ke 127.0.0.1? hehehehehe. Komik ini bisa diliat disini.

Chickenstrip 93: Indonesia Blocks YouTube

Penyegaran di tengah huru hara dunia maya. Capek juga ngikutin posting yang bernada ngeluh, kecewa dan penuh kecaman. Ayam satu ini emang keren banget, masih tetap sukses bikin saya ngakak.

Sekian dulu deh. Posting di malam sebelum UTS. Semoga sukses semuanya!!!

Posting terkait

Internet Indonesia Vs Pak Nuh : VIVAT !!

gak dengerin lagu apapun

Beuuhh, setelah beberapa hari absen dari blogosphere ternyata saya melewatkan beberapa kontroversi dan kehebohan yang terjadi akibat blokade internet indonesia. Seperti yang telah santer diberitakan di berbagai media internet dan blog, beberapa situs diblok karena memuat konten film fitna yang menyinggung umat islam

The Minister

Dan selama seminggu ini kayaknya menkominfo sebagai orang yang bertanggung jawab penuh atas blokade-babi-buta (BBB) sudah mulai menyaingi Oom roy sebagai public blogger enemy number one. Beberapa Forum , milis dan blog mulai menunjukkan expresinya dalam menyerang monkominfo yang juga mantan rektor saya ini. Salah satu thread di kaskus pun ditutup gara gara isinya cuman pisuhan kepada beliau. Dan jujur saja, pemilik blog ini pun juga sempet emosi begitu mengetahui adanya BBB di dunia internet indonesia ini.

Continue reading “Internet Indonesia Vs Pak Nuh : VIVAT !!”

Butuh motivasi untuk ke dokter gigi

‘Cause you don’t need nobody to make it on your own
You dont need nobody you’d rather be alone
So Jimmy gets high tonight
And Jimmy gets high tonight
– Jimmy Gets High, Daniel Powter

Tebak apa yang saya lakukan kemaren? Yap!! benar!!  saya habis ke dokter gigi (yang nebak bener siapa coba, aneh kamu mbel). Sebenernya bukan dokter gigi, lebih tepatnya calon dokter gigi soalnya masih mahasiswa. Kebetulan gigi saya emang banyak bermasalah. banyak bermasalah ini bisa didefinisikan lebih lanjut dengan : bolong 4. Dan hari ini adalah pertemuan saya yang kedua dengan calon dokter gigi yang baik hati menawan berseri sepanjang hari tralala trilili *Prak* (gembel dikepruk sandal, tetep senyum). Pertemuan pertama dulu cuman diagnosa doank, yang diagnosa juga bukan calon dokter gigi yang berseri sepanjang hari seperti matahari syalalala slilili *grombyang* (gembel dilempar kompor, masih tetep senyum). Dan hari ini adalah pertemuan kedua sekaligus perawatan gigi bolong sesi pertama.

Saya berangkat dari rumah dengan hati riang dan gembira. Saya juga sempet bertanya tanya, apa sih yang mengerikan dari ke dokter gigi. Selama ini kan paradigma klo ke dokter gigi kan : mengerikan. Beberapa temen saya bahkan mengalami gejala trauma dokter gigi (dentist traumatic stress disorder). Mendengar kombinasi dari huruf d, r dan  g langsung kejang kejang gak karuan, ya kan purnama? hehehhehhe. Dan saya baru mengetahui jawaban dari semua itu kemaren T_T. Memang butuh keberanian dan motivasi tinggi untuk ke dokter gigi.

Nyampe di FKG (bukan fakultas kelebihan gadis, walaupun menurut saya begitu) sekitar jam 12 an lebih.  Nunggu di bawah pohon sambil baca paper SOA (so geek mbel). Selang beberapa menit , ringtone RAN РPandangan Pertama terdengar dari hape saya.

calon dokter gigi (CDRG) : Ki, dimana?  (dengan nada bertanya)
calon CEO (CCEO)            : di bawah pohon yang kemaren yan (nada sok cool , calm and kuli)
CDRG                                  : oh, oke tungguin disana ya, aq kesana (nada bergegas)
CCEO                                   : yup (sambil nyanyi lagunya RAN, siul siul)

Dan akhirnya CDRG datang juga. Kita berdua bergegas untuk  menuju ke klinik eksekusi perawatan. Saya didudukkan di kursi khas dokter gigi. Sebari menunggu dokternya selesai melakukan ritual, saya masih sempat mendokumentasikan momen yang-seharusnya-menegangkan ini. Oh ya CDRG yang ada di cerita diatas namanya Dian. Bagus bukan namanya (HALAH!!!!).

dsc02002.jpg

orang pintar tau kapan buka mulut, sayangnya yang ini enggak

Continue reading “Butuh motivasi untuk ke dokter gigi”

REGIS Session: Research What, How and Why

When I saw the break of day
I wished that I could fly away
Instead of kneeling in the sand
Catching teardrops in my hand
– Dont Know Why, Norah Jones

Regis apaan seh mbel? wah, itu benernya saya karang karang sendiri aja. Regis itu singkatan dari Research Group on Intelligent System. Membaca postingan ini mungkin bisa membantu untuk mencerahkan.  Regis ini nama karangan saya aja kok, biar keliatan keren aja selain untuk mempermudah pengucapan : ).

Hari ini adalah pertemuan pertama dari Regis. Tanpa saya duga sebelumnya, ternyata personel yang mengikuti regis ini cukup banyak. Regis ini beranggotakan beberapa sukarelawan dari mahasiswa semster 6 dan mahasiswa semester 8 yang mengambil TA dengan topik seputaran intelligent system kayak neural network misalnya

Beuuhh!! Apa apaan ini

Pertemuan pertama tadi baru introduction to research. Pak Rully Soelaiman bercerita mengenai hal basic tentang research, bagaimana sebuah riset itu dan apa yang bisa dicapai dari sebuah riset.

Hal yang menarik  yang saya tangkap pada saat sesi regis tadi pagi adalah sebenernya riset itu datang karena ada suatu permasalahan dunia nyata. Idealnya sebuah perguruan tinggi dapat menjadi sebuah think-tank atau problem solver dari masalah masalah yang ditemui dalam dunia industri atau di masyarakat umum. Misalnya, sebuah perusahaan x menginginkan proses manufaktur didalam industrinya untuk dioptimasi. Lalu perusahaan tersebut menjalin kerjasama dengan pergurauan tinggi sebut saja ITS (Institut Tunggu Suami, hehehe). Masalah tersebut dapat menjadi  makanan yang bisa dilemparkan ke grup riset yang ada di universitas tersebut. Ada mutualisme yang terjadi disini.

Tapi dunia nyata tidak seindah itu kawan. Menurut sepengetahuan saya sendiri, kejadian seperti diatas  sangat jarang saya temui di kampus/ universitas saya. Terjadi deadlock menurut asumsi saya. Pihak industri belum ngasih kepercayaan karena riset yang di lakukan universitas kurang terdengar atau bahkan tidak ada. Sementara di kampus, riset kurang diminati / digalakkan karena minim sponsor. Terjadi kondisi saling menunggu.

Klo terus nunggu adanya umpan dari pihak industri berarti kegiatan riset ini gak jalan jalan nantinya. Sementara kalau mau riset tanpa mengetahui problem nyatanya, bisa bisa riset yang dilakukan bakalan gak bisa diterapkan atau berada di domain supranatural not in this real world.

Alternatif riset yang bisa dilakukan (yang saya tangkep di sesi tadi pagi) adalah melakukan riset based on kajian pustaka. Asumsikan ada seseorang sebut saja A, bukan nama sebenarnya. Beliau mempunyai akses langsung terhadap sebuah masalah sebut saja M, bukan masalah sebenarnya. Beliau melakukan riset, penelitian, survey dan segala macem ritual akademis lainnya untuk men solve permasalahan tersebut. Lahirlah sebuah paper berkat kerja keras A tadi. Misalkan saya ingin menganalisis permasalahan yang sama dengan si A tadi tetapi saya tidak mempunyai direct access terhadap masalah M, saya dapet menggunakan paper si A tadi untuk mendapatkan “pencerahan” tentang seperti apa M tersebut sebenarnya. Mungkin kita hanya mendapatkan third person view dari masalah tesebut, tapi setidaknya kita dapat view yang ligitimate dan terpercaya dari si A yang sudah benar benar hands on dengan M. Daripada menerawang , berkhayal dan menunggu wangsit yang gak jelas, i think thats a better way.

Sesi regis tadi pagi berakhir jam 11 pas. Masing masing personel sesi tadi pagi mendapatkan tugas untuk mencari paper atau jurnal. Jurnal tersebut nantinya bisa dijadikan trigger dan panduan riset untuk peserta regis ini.

Sekian deh ocehan saya masalah regis ini. Masih berusaha untuk menanamkan ketahanan terhadap rumus  neural network yang dapat menyebabkan keluarnya cairan otak pada hidung dan telinga.

Semangat temen temen

: )

Reuni SMAN 16 Surabaya

And the hardest part
was letting go, not taking part
You really broke my heart, oh
And I tried to sing
But I couldn’t think of anything
And that was the hardest part of all
– Hardest Part, Coldplay

Woro Woro!!! Minggu besok, tanggal 8 maret, ada acara reuni akbar buat alumni SMAN 16 Surabaya. Acara reuni ini berlaku buat alumni sma yang berlokasi di jalan kembar prapen angkatan 1986 sampe 2007. Dibawah ini poster resminya.

posterkecil.jpg

Reuni Rek? ada yang mau ikut?

Acara ini benernya udah kedengaran gosip gosipnya dari dulu. Pernah juga sekali saya ikutan rapat. Mungkin ini cuman perasaan saya, tetapi kayaknya acara reuni ini tidak ditanggapi dengan antusias oleh angkatan saya (2005). Sebagian besar alumni angkatan 2005 yang kebetulan ketemu dan saya ajak ngobrol responnya kurang bergairah gtu kelihatannya. Hipotesa saya, fenomena ini terjadi karena harga tiketnya yang mahal (50 ribu bro). Dan lagi acara reuni tersebut tidak mengundang bintang tamu, artis ibu kota atau artis dangdut lah minimal (Katrok!! Mbell!!). Padahal harga tiketnya lebih mahal dari Sounderenaline, hehehhe.

Mungkin bagi alumni yang statusnya masih mahasiwa dan masih terjebak (kok terjebak?) di surabaya, acara kumpul kumpul seperti ini dengan harga segitu mungkin gak “worth it”. Yang lebih antusias ,¬† angkatan yang lebih tua saya kira. Minimal yang udah kerja , diluar kota , kangen dengan surabaya, kangen disuruh ngitung genteng sama pak herdik. Hmm, jadi kasihan sama temen temen panitia. Hanya karena uang 50 ribu, sebagian besar alumni 2005 hilang minatnya.

Klo saya? saya usahakan dateng deh. Sudah dapet partner buat dateng kesana, my bro daniel. Yach, saya harap dapet ketemu temen temen 2005 yang lain lah disana.

See you there folks

: )

KMSI : Fight For Your Existence

We never had to fight in the first place
We only had to spit back in their face
We won’t walk alone any longer
What doesn’t kill us only makes us stronger
– Pulse of the maggots, Slipknot

Apa sih arti KMSI bagi saya? tentunya bukan sekedar akronim dari Keluarga Mahasiswa Sistem Informasi. Bukan sekedar tulisan yang nempel pada jaket hitam abu abu yang sering saya pakai. Bukan sekedar papan tulisan didepan ruangan kecil lantai 3 ftif its. Bukan sekedar gambar pada bagian belakang binder catatan saya. Bukan sekedar itu.

Rasanya seperti baru kemarin ketika mengingat masa masa waktu  pertama masuk kampus ini. Dimasukkan kedalam ruangan dan dikenalkan apa itu KMSI. Dikenalkan dengan  mars SI. Diberikan penjelasan mengenai departemen dan program kerja.  Apakah itu KMSI?

Ketika seangkatan yang cowok gundul massal. Ketika kita berlari dari rumah rifky ke graha ITS. Ketika Purnama jadi orang pertama berhasil menghafal NRP seangkatan. Ketika kita kumpul di basecamp dan menghujat senior. Ketika kita tengah malem buta nyari kopi warna abu abu. Apakah itu KMSI?

Di Coban Rondo, ketika kami seangkatan dengan semangat 2005  nginep di tenda sempit. Ketika pagi pagi buta dibangunin dan push up massal. Ketika kita menceburkan diri kedalam air terjun yang dingin setan sambil teriak Vivat SI. Ketika kita menceburkan senior paling kejam selama pengkaderan (mas kadek) ke air terjun juga.  Ketika kita pulang ke surabaya naik truk AL. Apakah itu KMSI?

Ketika panitia SI games tidur di depan lapangan futsal. Ketika kita tour keliling jawa timur buat roadshow . Ketika kita rapat malem malem di ruangan sempit yang disebut Ruang Keluarga walaupun pada saat itu belum ada ACnya. Ketika kita bikin attribut buat mendukung adhilaras di pemilihan Kagama SI. Ketika para SC nginep di kelas 108 buat rapat. Ketika elemen panitia pengkaderan (MANAGE) tidur di laboratorium supaya bisa bangun jam 5 pagi. Apakah itu KMSI.

Sekarang adalah waktu yang tepat untuk menanyakan arti KMSI bagi saya.

Disaat ketua jurusan baru mulai mengutak atik eksistensi KMSI.
Disaat rektorat mengirim surat peringatan.
Disaat BPH dan SC mempertaruhkan NRP mereka.
Disaat Adhilaras menawarkan diri untuk diskors demi kelanjutan himpunan.

So apakah arti KMSI bagi saya?. Simple, its the part of my life. The part that i wont give up so easily.

Kita tidak akan menyerah semudah itu kawan. We will fight for our existence. And we will fight it hard.

Hold on for your life
All we feel is so far from alive
The damned are done believing
The cursed can dream no more
So hold on for your LIFE
Because only the STRONG survive
РWhite Knuckles, Alterbridge         

Opinion : Why do we need blog?

lagi gak dengerin lagu apa apa”

for me, judul diatas merupakan pertanyaan menarik, pertanyaan simpel yang jawabannya bisa banyak..

mungkin sama menariknya dengan pertanyaan..

apakah adhilaras putro pamungkas adalah seorang pria?

kembali ke topik, alasan utama seh benernya..

lagi bosen…bosen kuliah, bosen di rumah, bosen nonton tv, bosen ngoding(Bah!! ALIBI!!)…i need¬† some new activities yang dinamis and hopefully useful

belum menjawab pertanyaan keliatannya..

why blog mbel ?  almost all of the people that i inspired from , HAVE blogs..
say, Kambing Jantan, Frans Thamura, Budi Rahardjo, Aditya mulya

i inspired by them, i wanna be like them
they have blogs, i must have it too

logika sederhana sebenernya. itu alasan utama, klo secondary objective (dan g penting) adalah : nambah entry “Kiki Ahmadi” di google, biar banyak. hihihi konyol memang. Tapi setelah bebrapa hari mulai ngeblog ada beberapa hal yang aq sadari(halah!!).

1. Drill your writing skills with blogs!!

im suck at writing, paling males bikin laporan, dokumentasi , komen di source code. Dengan punya blog jadi terpacu bwat nulis, apapun. Seperti yang oom budi rahardjo pernah bilang, Menulis di blog itu seperti latian bwat atlit. Makin sering latian , Makin dahsyat skillnya. Klo postingannya jelek? lah kan emang belajar, Klo nggak pernah bikin yang jelek gimana bisa bikin yang bagus?.

2. Join the community
Welcome to theblogosphere bro!! klo udah punya blog , jadi nggak minder lagi bwat komen di blognya orang. My blog walking day is gonna be perfect!!. Selain itu, I am part of the blog community now(entah ada yang tau ato nggak..; p), jadinya aq harap bisa dapet kenalan , pengalaman ato apapun lah di dunia yang baru ini.

3. Oflfine Blog

Buku catatan!!!!(blues clues style ). Inspirasi barang yang mahal bung!!!, eman klo ada inpirasi tapi langsung ilang gara gara g dicatet. As a result, di tas selalu ngendon buku putih , kadang klo ada hal yang menarik langsung nulis. Berasa ngeblog ophline dah, mocking wordpress. Baru stelah punya akses internet langsung dipindah ke sini.

overall, ngeblog gak ada ruginya kok. tiap hari jadi bisa mikir “Bsok mau posting apa lagi yach…”