Category: My Humble Opinion

My Humble Opinion

Doing a gig in Idul Adha

to start this post, firstly im going to say Happy Idul Adha for my fellow Moslems out there. This year is my first experience having raya haji outside of my country albeit im living in Malaysia right now which is not very different from Indonesia. After digging of some infos regarding where should i went to sholat ied, i found out that Indonesian embassy held sholat ied at Wisma Duta which is ambassador house. So me and my room mate Agung, decided to go there for this year sholat ied.

The place its not very far from our condo , took a cab and its just cost me 7RM. There were lots of Indonesian, predictable since here Indonesian has been considered as the fourth race after Malay, Chinese and Indian due to its huge population. Surprisingly for me when we enter the venue, the embassy give us food voucher. After sholat ied, i could exchange that voucher into one box of drooling Nasi Padang. While eating i managed to know new friend there also, one is Redy which is magister student taking communication major and the other is Arma an engineer in Sime Darby. I hangout there for few minutes because we have another schedule to go to ( in another words other free foods to hog off).

 

 

 

 

 

 

 

 

Read More

My Humble Opinion

Klantink, A Representation of Sumpah Pemuda

Deep condolence for the recent disasters that struck  my homeland Indonesia.  Days ago theres tsunami in Mentawai Sumatera followed by eruption of Merapi volcano happened just before today, 28th October which is the anniversary of Sumpah Pemuda.  Amid the sad atmosphere surrounding Indonesia right now, i hope this moment of Sumpah Pemuda will bring optimism and hope. Because i believe in a bad time like these, only by throw away our differences we can overcome incoming waves adversity.

Indonesia is an archipelago consist of nearly 17,000 islands and more than 300 cultural groups which i am very proud of. One day i stumbled upon one video that really represents how rich Indonesian culture is by the forms of musical. This is a video of Klantink in collaboration with Peni Chandra performing medley of Indonesian folksong in a world music arrangement. Klantink is a group of street musician from Surabaya whose also winner in Indonesia Mencari Bakat (Indonesia Got Talent), while Peni Chandra is a world music singer. One thing i admire about Klantink eventough all of them are Javanese, but in this video they sing Kecak song  from Bali and Yamko Rambe Yamko from Papua very well.

Enough said about it, just enjoy this video on you will know what im bragging about.

Great isnt it ? you can watch other video of them by using Klantink as keyword. In my opinion this performance is what sumpah pemuda is really all about. See how Klantink try to use the diversity of Indonesian music to create a beautiful composition should provoke our thinking that it is difference that brings a beauty. We in Indonesia have all the differences, thats what make us a beautiful country.

Selamat Hari Sumpah Pemuda Indonesia..

Bhinneka Tunggal Ika, Berbeda beda tetapi tetap satu, satu Indonesia.

Pertama
Kami poetera dan poeteri Indonesia, mengakoe bertoempah darah jang satoe, tanah air Indonesia.
Kedoea
Kami poetera dan poeteri Indonesia, mengakoe berbangsa jang satoe, bangsa Indonesia.
Ketiga
Kami poetera dan poeteri Indonesia, mendjoendjoeng bahasa persatoean, bahasa Indonesia.

Sumpah Pemuda in Wikipedia

My Humble OpinionUncategorized

Kenapa kamu harus ikut HMSI

[tulisan ini dibuat sebagai bentuk support terhadap Himpunan Mahasiswa Sistem Informasi, rumah keduaku semasa kuliah. Banyak  pelajaran dan kesempatan yang kudapat ketika aku menjadi bagian dari HMSI, this post is one of my social responsibility. Tentu saja aku sekarang bukan anggota ataupun pengurus karena diriku sudah menjadi alumni. Rest assured, aku tidak mendapatkan kompensasi apapun baik dari HMSI,  Jurusan SI bahkan ITS sekalipun]

“Marilah mahasiswa sistem informasi menjunjung tinggi almamater

Ketika SMA dulu, aku bukan siswa yang aktif berorganisasi. Aku tidak ikut OSIS, PMR bahkan ekstrakurikuler karena pada saat itu selain malas aku juga tidak melihat keuntungannya buat ku (maklum masih ababil). Ketika minggu pertama masuk kuliah dan disodori form untuk mengikuti MANAGE aku sempat ragu untuk tanda tangan, but now i realized that was one of the best decision in my life. Ketika itu untuk menjadi anggota HMSI, mahasiswa baru harus lulus keseluruhan prosesi masa pengenalan generasi (MANAGE) yang terdiri dari pengkaderan massal, camp implementasi sistem (Camp IS) di Coban Rondo dan kegiatan pasca pengkaderan. It was a long and exhausting journey at that time, ada masa masa dimana aku sendiri bertanya kenapa aku harus buang waktu dan tenaga untuk ikut acara seperti ini.


 

 

 

 

 

 

 

“Meningkatkan kemampuan diri, menuju masa depan cerah”

Read More

My Humble Opinion

Life is so full of openings

Ketika jaman kuliah dulu kegiatan yang paling enak dilakukan ketika menunggu kelas berikutnya adalah ngobrol  bareng temen  kampus di kursi L. Kursi L ini adalah tempat dengan view paling strategis di gedung teknik informatika ITS. Ok let me explain what strategic means, kampus SI berada tepat ditengah dua jurusan Teknik Informatika dan Teknik Industri. Kalau kamu kuliah di kampus ITS atau mungkin kampus teknik lainnya, teknik industri dan teknik informatika is where the hot chicks are. Dua jurusan itu terkenal karena mahasiswinya yang cantik cantik, still dont know why this rule applied tough. Kursi L menghadap tepat kepertigaan dimana tiga jurusan bertemu, thats where the traffic goes and hell yeah you can always see TI or TC students coming out and go for their classes. Dan seperti juga Indonesia yang diapit benua asia dan australia, kursi L was definitely the most strategic place in campus.

Dari semua mahluk mahluk cantik yang waktu itu sering kita liatin (cuman ngeliat aja, see how pathetic we were back then) ada satu mahasiswi TI yang paling sering kita bicarakan because you know she had this trifecta which is cantik, pinter dan cute abis. For the sake of this story, lets call her tiwi (bukan nama selengkapnya).  Pada saat tidak ada satupun dari kami (which is gerombolan geek kampungan miskin) yang berani untuk even have an idea untuk PDKT dengan Tiwi, because at that time she’s just too perfect and we are so much defect. Dalam fantasi kita Tiwi adalah putri cantik dari negeri makmur kaya raya sementara kami adalah kacung mediokre dari negeri kecil yang sedang perang saudara, not a slightest chance even to dream.  Langkah paling berani yang kita lakukan waktu itu mungkin cuman ngeadd Friendster dan secara pribadi rekor interaksi terdekat ku dengan Tiwi adalah kita satu kompi di Bakti Kampus ITS 2006 , just like that.

Read More

My Humble Opinion

Sistem Informasi ITS dan Programming

Suatu hari aku di YM oleh salah satu adek kelas di kampus. Pada saat itu dia menanyakan apakah kemampuan koding merupakan crucial skills dalam dunia kerja nanti. Petikan chatnya kurang lebih seperti di bawah, i forgot certain details but im sure you willl get my point.

Adek Kelas : Mas, di dunia kerja nanti skill coding itu penting gak sih ?

Me : (sedikit kaget) ehhh, ya depends kerjanya apa ya hehehe

Adek Kelas : Soalnya  sebagian besar angkatanku gak bisa koding mas, rata rata sih ngeluh susah

Me: ohh, i see

Mahasiswa SI dan coding memang dari dulu memiliki love and hate relationship, ketika aku kuliah pun ada beberapa (lumayan banyak sih) yang mempunyai pertanyaan serupa. Ini fenomena menarik ya karena jurusan SI adalah jurusan IT and i think code is one pillars of IT world. Klo di rephrase kurang lebih akan seperti menanyakan apakah skill memperbaiki motor itu penting untuk anak mesin, atau bisa membuat ledger itu penting untuk mahasiswa akuntansi. So we back to the question, ada apa ya dengan mahasiswa SI dan koding. Sebelumnya pendapat berikutnya dibawah dibuat berdasarkan my experience kuliah di kampus SI ITS, jadi mungkin akan tidak relevan untuk kasus diluar itu walaupun dari beberapa milis aku melihat fenomena serupa juga terjadi di lain tempat

Read More

My Humble Opinion

Whitehouse.gov : Obama’s Change

Today my heart swings
Yeah today my heart swings
But I don’t want to take your heart
And I don’t want a piece of mistery
             – Heinrich Maneuver, Interpol

Minggu pagi yang cerah, dan seperti biasanya saya memulai hari dengan fired up my laptop dan mulai membaca sarapan pagi saya (TechCrunch, Slashdot, ProgrammableWeb). Salah satu yang menarik perhatian saya adalah berita tentang bagaimana Obama memanfaatkan web 2.0 seperti Facebook, Salesforce, blist untuk mengorganisasi pendukungnya baik sebelm dipilih maupun setelah menjadi presiden ke 44 Amerika Serikat. Obama menjadi presiden pertama di dunia yang terpilih berkat web-based community. Akun Obama di Twitter dan Facebook mempunyai Follower dan penggemar terbanyak yaitu hampir mencapai 4 juta orang. Dapat kita lihat disini seberapa besar efek internet terhadap masyarakat hari ini. Welcome to Society 2.0.

Obama juga membawa wind of change kedalam situs whitehouse.gov yang notabene merupakan situs resmi pemerintah amerika. Untuk pertama kalinya dalam sejarah, pemerintahan AS memiliki sebuah blog resmi dan masyarakat bisa berkontribusi di dalamnya.



Halaman home whitehouse.gov

Read More

My Humble Opinion

We Will Not Go Down Tonight

This is a song by Michael Heart. You can download it here.

Michael Heart

Sudah cukup semua cacian , penyesalan, tangisan dan rintihan. Aku, duduk di depan laptop di ruang yang nyaman, puluhan ribu kilo meter dari Gaza Strip, powerless. This is what i can do, im crafting another dream which will posibly be an utopia, psudo-real or hipocrite. But its the best i can do for now.

Free Palestine, Free the world.  Lets sing together.

Read More