Indonesia Titik Dua

28 Desember 2011, hampir setahun yang lalu, Pandji Pragiwaksono menggelar stand up special perdananya yang berjudul Bhinneka Tunggal Tawa di gedung Usmar Ismail. Ini menarik, karena belum pernah ada menggelar acara seperti ini sebelumnya. Pergerakan yang di gawangi komunitas stand up indo baru mulai merambah ranah hiburan mainstream, dimulai dengan stand up comedy KompasTv dan juga Stand Up Nite MetroTV. Di kala stand up comedy baru mulai dikenal masyarakat, Pandji menggebrak dengan menggelar 2 x 1.5 jam stand up special.

Indonesia Titik Dua

Aku termasuk salah satu yang beruntung mendapatkan tiket masuk BTT walaupun harus menunggu untuk sesi kedua. Bagaimana review untuk BTT ? 3 dari 5 bintang dariku. Bit bit secara individual cukup oke, ditambah dengan acting out yang sukses membuat seisi gedung ngakak. Tetapi perpindahan set dari satu bit ke yang lain terkesan dipaksakan, sehingga banyak “huh?” momen yang mengurangi momentum. Bukan hal buruk untuk stand up special pertama, sisi baik dari ini adalah  banyak ruang untuk peningkatan yang nantinya diisi oleh stand up special dari komik komik lainnya. BTT adalah titik awal sekaligus pendorong bergulirnya beragam stand up special dari komik komik stand up indo di tahun 2012, mulai dari From Tiny To Funny-nya Adriandy sampai dengan Provocative Proactive stand up show.

8 Desember 2012 yang lalu, Pandji menggelar Indonesia Titik Dua. Paket kombo konser hip hop dan stand up special keduanya yang membawa tajuk Merdeka Dalam Bercanda. 400 tiket sold out dalam sekejap, penanda  betapa hausnya penduduk Jakarta untuk acara komedi tunggal berkualitas seperti ini.

Indonesia Titik Dua digelar di Museum Nasional, Pandji membawa misi untuk meramaikan kembali museum museum di Indonesia. Ide brilian yang harus diapresiasi. Ini bukan berarti tanpa konsekuensi, venue yang tidak didesain untuk seni panggung membuat jarak penonton dari panggung menjadi terlalu jauh. Pemegang tiket kelas dua seperti aku, harus menyaksikan pertunjukan dari layar. Lalu lalang & berisiknya kru KompasTV yang merekam acara tersebut juga mengurangi kenyamanan penonton.

Venue acara didalam museum nasional
Venue acara didalam museum nasional

 

Ketidaknyamanan itu, percaya tidak percaya, lenyap seketika ketika acara dimulai. Adriano Qalbi naik panggung dan mulai menghajar dengan bit bit tajam kritik sosial . Sangat sangat Chris Rock, mengingatkanku pada stand up special Kill The Messenger. Mulai dari dinamika hubungan pria dan wanita sampai lapor pajak, Adriano membuka mata akan kenyataan (pahit) menjadi orang Indonesia dengan jenius dan memancing tawa. Seperti kata Ernest Prakasa, Adriano adalah komiknya para komik.

Sukses dipanaskan dengan Adriano Qalbi, Pandji Pragiwaksono naik panggung. Momen ini adalah awal dari 1 jam 45 menit show stand up komedi dengan level tawa per menit paling ketat yang pernah aku alami. Peningkatan yang jauh sekali dari BTT, flow antara satu joke dengan yang lain benar benar smooth layaknya obrolan santai di warung kopi. Aku menulis dengan berusaha keras untuk mengingat bit bit apa yang dilontarkan Pandji, saking smoothnya sehingga sulit untuk memisahkan satu bit dari kesuluruhan plot show kemarin. Beragam teknik stand up mulai dari Callout, Riffing, Acting Out, Punchline demi Punchline dieksekusi dengan sempurna walaupun kekuatan utama Pandji terletak di Act Out. Jujur, bermakna dan natural, malam itu Pandji memberikan performa 5 dari 5. Aku bisa bilang, Indonesia Titik Dua adalah stand up show terbaik yang pernah aku tonton  di tahun 2012.

Pandji dalam Indonesia Titik Dua
Pandji dalam Indonesia Titik Dua

 

Akhir kata, kutukan karya awal fenomenal seperti icon hiphop Nas yang tiap kali mengeluarkan karya baru selalu dinilai inferior dibandingkan album pertamanya (Illmatic) tidak terjadi untuk Pandji. Stand up special keduanya :  Indonesia Titik Dua / Merdeka Dalam bercanda sukses membawa Pandji ke level yang berbeda. Seperti layaknya Nevermindnya Nirvana untuk musik grunge, Indonesia Titik Dua adalah sebuah karya yang mendefinisikan dan meninggikan ekespektasi stand up komedi di Indonesia.

 

Advertisements

One thought on “Indonesia Titik Dua

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s