Kota mimpi, jujur aku baru tau slogan resmi kota ini ketika sudah berada disana. Mimpi ratusan orang yang datang ke kota ini untuk mengadu nasib dengan berjudi mungkin ya. Kota ini begitu lekat dengan kasino, Macau ada di setiap film hongkong yang berhubungan dengan judi. Sebagai movie freaks, jika India aku relate dengan Amitab Bachan maka Macau definitely will be Chow Yun Fat di film God Of Gambler. Tapi Macau tidak melulu soal judi, dibalik region paling padat di dunia ini (yes, lebih dari Jakarta) terdapat objek bersejarah tersembunyi yang worth to travel for.

Reruntuhan Katedral Saint Paul

Pintu Masuk Macau

Macau merupakan salah satu dari dua daerah administratif khusus Republik Rakyat China. Sebelumnya Macau merupakan daerah jajahan Portugal. Tidak heran, rambu lalu lintas dan banyak tanda lainnya disini tertulis dua bahasa, Mandarin dan Portugis. Pintu masuk utama ke Macau adalah Aeroporto atau Macau International Airport yang notabene merupakan lowcost airport. Thanks to maskapai rendah biaya seperti AirAsia, Macau menjadi gateway masuk  ke Hongkong yang lebih murah.

Shopping di Macau

 

Informasi untuk rekan sesama backpacker, Aeroporto Macau minim fasilitas. Jauh berbeda dengan HKIA  yang megah. Jika ingin bermalam disini, bersiap untuk tidur di kursi yang keras dengan AC cukup dingin.

Selain Aeroporto, terdapat juga Marito Terminal untuk entry dan exit point menggunakan jalur laut. Dari sini, traveler bisa lanjut ke Hongkong atau Kowloon menggunakan hi speed ferry hanya dalam waktu satu jam. Dari AP tinggal naik minivan bertuliskan AP1 dan turun di pemberhentian pertama.

Papan informasi rute bus di Aeroporto

 

Senado Square dan Pusat Kota

Macau terbagi menjadi 4 distrik, Semenanjung (peninsula), Taipa, Cotai dan Coloane. Airport berada di  Taipa sementara most tourist attraction berada di semenanjung, keduanya dipisahkan oleh jembatan panjang lintas lautan. Berjalan kaki adalah cara terbaik untuk explorasi keindahan kota Macau. Gang kecil dengan trotoar lebar, plang billboard dengan  bahasa mandarin berjubel di selingi dengan kemegahan gedung mewah kasino yang glamor dan menjulang.

Satu hal yang biasanya dilakukan ketika mengunjungi Macau adalah berjalan menyusuri tempat bersejarah peninggalan masa penjajahan portugis. List objek dan route tour ini bisa didapatkan dari booklet tourist guide yang ada di Aeroporto maupun terminal maritimo. Beberapa objek yang terkenal adalah reruntuhan katedral Saint Paul, Holy House of Mercy dan tentu saja Senado Square.

Senado Square

 

Senado Square merupakan bagian dari Macau World Heritage Sites  dan bisa dibilang pusat keramaian di Macau. Disini terdapat banyak gedung berarsitektur eropa, perpaduan yang unik antara kebudayaan timur dan kemegahan barat. Surprisingly gedung gedung tersebut bukan tempat kosong ataupun museum, tetapi outlet toko modern seperti Zara, Bodyshop, Adidas.

Berjalan lebih kedalam, di tengah gang gang sempit yang ramai turis berbelanja, terdapat pasar tradisional yang kontras dengan merek kapitalis modern di seputaran Senado Square. Para penjual berdiri di pinggir jalan menawarkan sample dari jajanan tradisional Macau yaitu almond cookies, daging asap dan yang paling terkenal : Pasteis de Nata atau egg tart.

Penjual disini sedikit yang bisa berbahasa inggris jadi jika ingin membeli sesuatu bersiap untuk menggunakan aksi tunjuk dan senyum.

Holy House of Mercy

 

Didalam Gedung Kasino

Pastikan untuk memasuki setidaknya salah satu dari banyak kasino, this is Macau anyway. Kasino sangat mudah ditemui disepanjang jalan, mulai dari yang hanya berbentuk ruko sampai kasino super elite yang selevelnya dengan apa yang dirampok komplotan Danny OceanBeberapa kasino besar yang ada disini antara lain Wynns, MGM Grand, Grand Lisboa. Grand Lisboa adalah kasino terbesar di Macau dan sebelum beranjak ke airport , aku menyempatkan untuk masuk kesana.

Tidak ada security check yang ketat ketika masuk kasino, tidak seperti di Singapura dan Malaysia dimana pengunjung harus menunjukkan paspor. Dengan hanya mengenakan kaos, jins dan tas backpack, aku bisa keluar masuk dengan mudah (dan gratis). Seperti di banyak film yang menggambarkan Las Vegas, didalam ramai dan meriah dengan berbagai mesin judi dan pemainnya. Mulai dari yang berbasis mesin seperti slot, meja panjang untuk blackjack atau poker dan tentu saja suara berputarnya mesin roulette.

Kasino besar tersebut menyediakan shuttle dua arah gratis dari Aeroporto / Maritimo ke lokasi. Shuttle berupa bis ber AC mewah yang menurutku wajib dimanfaatkan untuk menghemat 3 MOP, tarif minibus AP1 menuju bandara.

Grand Lisboa Casino

 

Macau, Di Akhir Perjalanan

Karena daerahnya yang tidak terlalu besar dan objek wisata yang banyak terkonsentrasi didaerah peninsula, untuk menjelajah dan menikmati Macau hanya butuh 1 hari penuh. Saranku, rencanakan juga untuk menyebrang ke Hong Kong. Tarif jet ferry dari Maritimo ke Hongkong Mainland atau Kowloon sekitar 170 HKD untuk weekend atau sekitar 190 ribuan sekali jalan.

Dengan banyaknya tiket promo dari low cost carrier seperti AirAsia, FireFly atau Tiger Airways, Macau adalah tujuan yang worth to consider dengan budget yang tidak beda jauh dengan belanja ke Singapura.

Terakhir, berikut beberapa tips singkat dariku untuk travelling kesini :

  • HK Dollar, Renminbi China diterima luas di Macau, mulai dari Mall besar sampai pedagang kaki lima. HKD diterima dengan rate 1 : 1
  • Penduduknya sedikit yang bisa bahasa Inggris.
  • Public transport hanya ada bis tetapi reliable dan banyak.
  • Mengambil foto di dalam kasino adalah dilarang. Dont mess with the big and gangsterish security inside.
  • Aku tidak menemukan susu sapi dalam tetrapak dijual dimana mana. Oke ini kurang penting, but thats my fave drink for backpacking.
Happy travelling!

Makan Malam Sebelum Tidur di Bandara

Posted by Kiki Ahmadi

Professional in Telco and Digital industry in Indonesia | Currently pursuing master's degree in Innovation Management and Entrepreneurship in University of Manchester

6 Comments

  1. oleh – olehe ndi mas bro?? jangan kartu remi lho wkwkwk

    Reply

  2. Ki, postinganmu soal travel2 gini ini bikin aku iri aja. *drool*

    Reply

    1. Dont worry mas, will write more 😀

      Reply

  3. Wah, nambah iri aku la’an. *ngimpi bisa jalan2 keluar negeri kyk gini*

    Reply

  4. Kikiiiii…uda keliling duniaaa, alone kah?? seruuuu seruuu *irimewek*

    Reply

  5. Numpang blogwalking ke tempatmu, ki. Hope that i can follow ur step yaaaah 🙂
    walau masih belum berani backpack sendirian..

    Reply

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s