Dear Kiki

Kepada Kiki Ahmadi ,

Seharusnya kamu sudah tidur sekarang, sudah lewat tengah malam dan besok Jai di kantor akan menagih dokumen SLA untuk tim operasional Huawei yang kau janjikan. Tapi ya sudahlah, lagu Songbird – Oasis kamu repeat forever di winamp itu membuatmu mellow malam ini dan kita berdua tahu itu akan membuatmu susah tidur. By the way just in case you are wondering, this is me your innerself speaking. Aku akan mengingatkanmu tentang beberapa hal dan menulisnya di blog mu.

Pertama, bersyukurlah kepada the greatest being diatas karena telah memberikan mu the best time of your life yet. Hidupmu tidak pernah lebih baik dari ini sebelumnya dan aku yakin kedepannya akan terus lebih baik lagi. Ingat bagaimana dulu dirimu selalu memimpikan untuk berlari di International gate Juanda dan mengejar flight internasional entah kemana ? Apakah kamu masih ingat ketika di kelas TC-106, kamu sering melihat ke langit dan memimpikan bagaimana rasanya mengejar karir di luar negeri ? kamu sedang menjalaninya sekarang dan berterima kasihlah untuk itu. Berterima kasihlah kepada semua yang telah langsung atau tidak langsung mengantarmu sampai kesini. Berterima kasihlah kepada pak Herdik yang memberikanmu minat untuk menjadi engineer, walaupun pada saat itu nilai matematika, kimia dan fisikamu dibawah garis kemiskinan. Berterima kasihlah kepada Bu Mahendra yang telah mengatakan bahwa dirimu kurang cocok jadi dosen karena kurang sabar, karena dia tau kamu lebih cocok menjadi professional. Dan jangan lupa berterima kasih kepada sahabatmu yang walaupun seringkali kau cela tapi deep down inside you know you missed hanging out with him, Angga Rajasa. Karena jika malam itu dirimu tidak chatting dengannya, kamu tidak akan mengirimkan surat lamaran ke Axiata 1 jam sebelum deadline  dan pada akhirnya kamu tidak akan berada disini sekarang, di lt 25 apartemen Orion, Kuala lumpur dan menjalani petualangan yang hebat ini.

Kedua, aturlah keuanganmu dengan lebih baik. Ingat bagaimana pengalaman setahun yang lalu di Jakarta ketika dirimu barusan lulus ITS dan mendapat pekerjaan dengan gaji yang cukup tinggi ? kamu boros tak terkira. Pergi ke bioskop lebih dari satu kali setiap minggu dan makan di tempat mahal setiap ada kesempatan. Aku sadar dirimu ingin merasakan apa yang tidak bisa kamu beli ketika masih mahasiswa dulu, tapi ingat bagaimana paniknya dirimu ketika akan berangkat ke KL dan saldo di tabungan hanya bersisa 1 juta rupiah saja. Lakukan seperti kata Encik Anas Zubedy, be frugal with your money.

Ingatlah ketika masih mahasiswa dulu, you dont have anything but still happy as ever. Ketika dirimu ingin menghabiskan uang untuk makanan yang mahal, ingatlah bagaimana Purnama atau Muhak selalu mengajak untuk makan penyetan di warung ijo yang mengenyangkan dan  cuman 5 ribuan. Ketika dirimu tertarik untuk keluar malam dan menikmati night scene di KL, ingatlah betapa nyamannya warung pojok Gebang. Dengan bermodal segelas susu panas, telur puyuh dan rokok eceran kamu ditemani Rifky, Ophex, Adhilaras dan Taurisa bisa mengobrol panjang lebar semalaman sampai pagi menjelang.

Jika itu masih belum bisa menghentikan nafsu mu untuk memboroskan uang, ingat Papi dan Mami dirumah. Ingat betapa sedihnya dirimu ketika motor supra fit mu hilang di SMA 16 dan ketika pulang Papi dengan sabarnya sama sekali tidak memarahimu walaupun dia sudah berkali kali mengingatkanmu untuk disiplin dalam mengunci motor. Ingat tahun pertama kuliah, ketika motherboard kompi rumah rusak dan Mami tidak punya uang untuk memperbaikinya padahal tugas tidak berhenti mengejar ? kejadian itu yang memaksamu untuk belajar Unix, dan lihat bagaimana skill itu sangat berguna sekarang. Pernah kah kamu membayangkan jika pada saat itu Mami bisa membelikanmu laptop ? kamu tidak akan pernah mengambil kerja part time kanan kiri yang membuat skill kodingmu terlatih. Laptop Lenovo y450 di pojok kamar ini juga akan terlihat seperti laptop butut jika saja kamu tidak membelinya dengan  hasil kerja kerasmu sendiri. Dewasalah sedikit, adik perempuanmu Lia berhasil masuk kedokteran Unibraw and you know nowadays medical school aint cheap. Pay her tuition dan kirim uang tiap bulan untuk tabungan haji Mami dan Papi.

Ketiga, jangan cepat puas dan jangan sombong. Aku yakin dirimu sedang dalam kondisi terbaikmu sekarang, morale tinggi, kepercayaan diri selangit dan dirimu as positif as ever (setidaknya tidak cuman shabat SMA mu Cece yang memanggilmu mr Positive Thinking) jadi manfaatkan itu sebaik baiknya. Selalu ingat ebook Steve Jobs yang pernah kamu baca, Stay Hungry and Stay Foolish. Baca lebih banyak site teknologi setiap pagi, tambahkan lebih banyak situs berita ke Speed Dial firefoxmu dan close that damn social media tab when you work. Bergaul dan mengobrol lah dengan lebih banyak orang. Setiap minggu beli dan baca buku non komputer / teknologi untuk mengimbangi perkembangan otak kiri-kanan , sebagai start lengkapilah koleksi buku Malcolm Gladwell. Harga buku di Kinokuniya atau MPH memang sangat mahal dibandingkan Gramedia di indo, oleh karena itu usahakan membaca habis satu buku sebelum membeli yang baru. Usahakan untuk lebih banyak menulis artikel teknis di blog, especially tentang bidangmu sekarang which is telekomunikasi. Dan jangan lupa rencanakan backpacking untuk membuka pikiran dan cara pandangmu terhadap dunia.

Last but not least, seperti apa yang papi, eyang bandung dan eyang blitar selalu bilang, jangan lupa sholat. Dan by the way, itu Alquran di laci meja kapan terakhir kali dibuka ?

sudah jam dua pagi, bangun pagi lah besok dan sambut dunia dengan semangat. Seperti biasa get a big breakfast di Lt 5, Im sure the magnificent Axiata Young Talent horde : Jason, Le Suen, Nadia,  Jonathan, Yoges, Leonard , Silvia dan Jun will be there also.

all the best for you and have fun,

your truly awesome inner conscience

Advertisements

5 thoughts on “Dear Kiki

  1. keren mas kiki…makasih mas inspirasinya
    meskipun baru baca..hehee
    semoga mimpi-mimpi mas kiki selalu dilindungi olehNya dan selalu diperkenankan untuk menggapainya….
    salam hangat,
    hafizh

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s