Life is so full of openings

Ketika jaman kuliah dulu kegiatan yang paling enak dilakukan ketika menunggu kelas berikutnya adalah ngobrol  bareng temen  kampus di kursi L. Kursi L ini adalah tempat dengan view paling strategis di gedung teknik informatika ITS. Ok let me explain what strategic means, kampus SI berada tepat ditengah dua jurusan Teknik Informatika dan Teknik Industri. Kalau kamu kuliah di kampus ITS atau mungkin kampus teknik lainnya, teknik industri dan teknik informatika is where the hot chicks are. Dua jurusan itu terkenal karena mahasiswinya yang cantik cantik, still dont know why this rule applied tough. Kursi L menghadap tepat kepertigaan dimana tiga jurusan bertemu, thats where the traffic goes and hell yeah you can always see TI or TC students coming out and go for their classes. Dan seperti juga Indonesia yang diapit benua asia dan australia, kursi L was definitely the most strategic place in campus.

Dari semua mahluk mahluk cantik yang waktu itu sering kita liatin (cuman ngeliat aja, see how pathetic we were back then) ada satu mahasiswi TI yang paling sering kita bicarakan because you know she had this trifecta which is cantik, pinter dan cute abis. For the sake of this story, lets call her tiwi (bukan nama selengkapnya).  Pada saat tidak ada satupun dari kami (which is gerombolan geek kampungan miskin) yang berani untuk even have an idea untuk PDKT dengan Tiwi, because at that time she’s just too perfect and we are so much defect. Dalam fantasi kita Tiwi adalah putri cantik dari negeri makmur kaya raya sementara kami adalah kacung mediokre dari negeri kecil yang sedang perang saudara, not a slightest chance even to dream.  Langkah paling berani yang kita lakukan waktu itu mungkin cuman ngeadd Friendster dan secara pribadi rekor interaksi terdekat ku dengan Tiwi adalah kita satu kompi di Bakti Kampus ITS 2006 , just like that.

4 tahun sudah berlalu semenjak masa masa kuliah yang menyenangkan itu dan tentu saja banyak hal sudah terjadi. Kursi L sudah hilang ketika kampus SI direnovasi, teman teman sudah merantau keluar Surabaya untuk mengejar mimpi masing masing and we didnt even remember about Tiwi and all the chat we talk about her. Until few days ago, because i was so bored in my apartment i opened my old FS account then  i was hell surprised what i found. Ketika jaman FS dulu aku jarang membuka message dan ketika kemarin aku membuka halaman message di FS there was message i never opened, guess who the sender was : Tiwi (musik dramatis). At some point in 2006, Tiwi which is the most dreamed Industrial engineering student sent me a FS message, and i didnt read it for 4 years.  Isi pesannya sih biasa aja which is say hi, dan nanya kabar ditutup dengan kalimat selamat liburan semester but how come she even bother to sent me a message anyway ?

Dan aku mulai ingat momen ketika bakti kampus ITS 2006 dimana aku dan Tiwi satu kompi.  Aku dan dia cukup sering ngobrol, not because im cool or something tapi waktu itu k0mpiku berisi anak anak d3mesin dengan muka serem yang bisa bikin babi ngepet banting setir bikin startup hence i look less threatening for her (maybe). Aku ingat juga hari kedua kakinya keseleo dan aku menemaninya di uk pramuka.  In conclusion pada bakti kampus itu , aku dan tiwi cukup dekat and i never really think about it until recently.

Apa yang bisa aku simpulkan dari sini adalah life is so full of openings. Kalau dilihat dari paragraf diatas saja misalkan, aku punya sekitar 2 kesempatan untuk dekat dengan Tiwi which is ketika bakti kampus dan ketika di UK pramuka. Even more ketika dia kirim message FS itu, which i dont read it…for 4 damn years. Ok even if i replied that message not that i will marry her or something but that message is an opening, a big one and i missed it…and realized that it was an opening 4 years after. Sebelumnya aku dan teman teman kampus selalu berpikir bahwa untuk PDKT dengan Tiwi itu mustahil dan kita sama sekali tidak ada kesempatan. But life proof me wrong, me myself had at least 3 chance/openings to get close to Tiwi, the real problem is i just dont realized it hence its just passed me by.

My good friend Adhilaras once said that Life all comes down to few moments, you want to be ready for that moment. Ketika suatu keadaan menjadi sulit dan kita mulai mengeluh tidak diberikan cukup kesempatan, maybe the thing is life already give us so many openings we just dont realize it or not ready for it. So at the end of the day,  lets just be more aware and prepared for that openings. Satu hal untuk melakukan itu adalah less complain, work harder and think smarter.

Have a good life folks 🙂

Advertisements

12 thoughts on “Life is so full of openings

  1. check this one out..

    “lets call her tiwi (bukan nama selengkapnya)”
    “…untuk PDKT dengan XXX…”

    you should be more carefully mr.kiki…
    :p

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s