DHTMLX : Ajax Alternative Framework

I never wanted to say this
You never wanted to stay
I put my faith in you, so much faith
And then you just threw it away
You threw it away
– For A Pessimist Im Pretty Optimistic, Paramore

Seminggu dihajar UAS, dengan berakhirnya ketemuan saya dengan Pak Rully Soelaiman kemaren malam sekitar jam 7 an berakhir juga UAS semester ini. Tinggal menunggu deretan huruf yang akan antri berjejer di transkrip nilai. Dan sebagai informasi penting , akhirnya pemilik blog ini dengan bangga menyatakan LULUS mata pelajaran Science Management / Operation Research (penting ya ?).

Setelah terbebas dari beban UAS, saatny kembali bekerja. Project yang belum kelar dan kepotong UAS adalah web international office ITS. Dan di project ini tim development yang di ketuai oleh Purnama Anaking sepakat menggunakan dhtmlx sebagai engine ajaxnya. Seperti apa sih dhtmx ini ?.

DHTMLX  Web Site

DHTMLX ini menawarkan komponen ajax seperti kalender, window, menu , tool bar , grid dan macem macem lain yang ringan dan manis. Yang menurut saya yang membedakan dhtmlx dari kompetitornya macem ExtJs, GwtExt atau DOJO adalah koding javascriptnya yang udah didesain object oriented. Liat contoh code dibawah ini.


    var dhxWins = new dhtmlXWindows();
    dhxWins.enableAutoViewport(false);
    dhxWins.setViewport(10, 10,800, 600);
    dhxWins.vp.style.border = "#909090 1px solid";
    dhxWins.setImagePath("../codebase/imgs/");
    dhxWins.setSkin("modern_blue");

    var w1 = dhxWins.createWindow("w1", 10, 10, 320, 240);
    w1.setText("this is kiki's window");
    w1.button("close").disable();

    dhxWins.window("w1").attachObject("Layer2");
    dhxWins.window("w1").keepInViewport(true);
    dhxWins.window("w1").center();

very friendly for java programmer like me hehehhe. Selain itu ada juga fitur untuk mengganti skin dengan mudah. Liat di source code diatas, ganti skin tinggal setSkin(String nama\skin). Ada beberapa skin yang dapat digunakan, masih belum tau saya pakah skin ini bisa ditambah atau bisa develop skin sendiri.

Beberaapa Skin dhtmlx

Yang jadi kekurangannya adalah dhtmlx memakai dual lisensi. Jadi ada beberapa komponen yang berbayar. Still it worth , at least for me heheheh.

Dulu sempet pake ZK buat ajax , tapi karena server based jadi lumayan berat. Sedang memikirkan buat load balance ke clientside jadinya alternatif seperti ExtJs, GWTEXT dan dhtmlx masuk daftar list untuk dioprek. Dan menurut saya yang paling simpel ya dhtmlx ini. Its for project anyway,  need it fast so i used it.

Sekian laporan saya. semoga bermanfaat

🙂

Advertisements

2 thoughts on “DHTMLX : Ajax Alternative Framework

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s