no, what do you own the world?
How do you own disorder, disorder,
Now, somewhere between the sacred silence,
Sacred silence and sleep,
Somewhere, between the sacred silence and sleep,
Disorder, disorder, disorder.
– Toxicity, System Of A Down


Hari kamis kemaren adalah pertemuan pertama dari mata kuliah Intelligent System. Mata kuliah yang saya anggap angker. Dan kebetulan di ampu (di ajar) oleh dosen yang “angker” juga. Sebelumnya saya sebenarnya pengen menghindar dari dosen teresebut, tetapi karena dua kelas beliau semua yang mengajar ya apa boleh buat. Kenapa mata kuliah ini angker?because its all about mathematics and stuff. Bayangin aja gimana kedernya waktu mendengarkan penjelasan beliau mengenai integral tingkat 10. Im really suck at math dan mata kuliah ini bakal jadi mimpi buruk bagi saya.

Setelah beberapa menit pembukaan dan overview mengenai machine learning, neural network dan review paper beliau, ada sesuatu yang benar benar baru saya dengar sepanjuang sejarah perkuliahan saya. Pak Rully Soelaiman, dosen saya ini menawarkan untuk membagi kelas Intelligent System menjadi dua. Kelas reguler dan kelas riset. Klo yang kelas reguler kuliahnya biasa aja, klo yang kelas riset kuliahnya modelny mirip dengan kuliah s2. Setiap mahasiwa diberikan sebuah paper, dan sepanjang kuliahnya itu isinya mbahas paper, presentasi, bikin proposal riset dan segala macem. Dan yang jelas materi papernya gak jauh jauh dari Intelligent System ini. Setelah itu dibagikan kertas pendaftaran, yang tertarik tanda tangan di kertas itu.

Saya tanda tangan di kertas itu. Nekat? Yap!! Ini kontrak mati saya dengan Pak Rully. Seperti yang pernah saya ceritakan pada postingan sebelumnya, seumur hidup saya menghindar dengan sesuatu yang berbau matematis. Ada gejala kejang kejang mirip epilepsi setiap kali saya melihat rumus dan macem macemnya. ketika dihadapkan dengan pilihan seperti ini? apakah saya akan terus lari? Nggak, saya memilih buat stand up and take the stake. Sampai kapan saya harus lari? dan ini kesempatan buat saya untuk melihat sejauh mana sih batas kemampuan saya. Dan saya memprediksikan bakalan berdarah darah di kelas ini, im going to walk thru hell. Saya juga pengen liat, sejauh mana saya bisa bertahan dari hentakan gelombang otak melihat rumus rumus neural network yang bejibun.

Kelas riset masih mulai sekitaran 2 minggu lagi. Masih ada waktu buat mempersiapkan mental, tapi sudah terlambat untuk mundur. Sementara ini masih asyik baca baca masalah SOA, thanx to mas Joni Farizal. Ada yang sempet nanya, “Gak jadi E business mbel?” wekekekek kayaknya masih pur, ini kan riset. Dan buat informasi aja, kelas riset cuman sekitar 20 an orang. Hmm kayaknya kita butuh nama deh buat ini. Ada yang punya usul?

Segitu deh laporannya. Tetep semangat!!!

: )

Posted by Kiki Ahmadi

Professional in Telco and Digital industry in Indonesia | Currently pursuing master's degree in Innovation Management and Entrepreneurship in University of Manchester

10 Comments

  1. matematika? haduh! itu makanan jenis apa yach? πŸ˜€

    Reply

  2. kalo neural network biasa tuh gampang kok (perceptron ama backpropagation)… rumusnya dikit tapi algoritmanya masih manusiawi… tapi itu dah uzur..
    nah… kalo NN yg baru tuh yg emang………………agak….susah πŸ˜€

    Reply

  3. @bebek ceksih
    yang jelas gukan bebek goreng cunx!!

    : P

    @ Joni Farizal

    oke mas, ntar diliat progressnya
    hehehe

    Reply

  4. Namanya juga diajari jadi intel…

    Reply

  5. welcome to the jungle bro …. klo jadi kuliahnya
    btw ente pengen riset yang mana?
    PSO (Particel Swarm Optimation)
    Rough Set (kayak gw)
    RNN (Recurrent Neural Network)
    ato yang lain?

    Reply

  6. @ noval78

    kamprett!!!

    gw pengen SOA!!!
    pengen Mash Up technology!!
    pengen Java Content Repository!!!
    pengen RESTful appss!!!!

    aARRRRGGHHHH!!!

    algoritma dan optimasi!!!

    TOLONG!!!!

    Reply

  7. kekeke…. gimana kalo sistem intelijennya digabung ama SOA… dimana data2nya didapat dari system yg make java content repository πŸ˜€

    Reply

  8. hhmm ide bagus mas…

    otakku bisa keluar dari kuping ma hidung ntar…

    : P

    Reply

  9. […] karang sendiri aja. Regis itu singkatan dari Research Group on Intelligent System. Membaca postingan ini mungkin bisa membantu untuk mencerahkan.Β  Regis ini nama karangan saya aja kok, biar keliatan […]

    Reply

  10. […] kabar baiknya alias tidak jelas, dan semakin tidak jelas lagi ketika Sabtu kemarin kuliah tambahan Intelegence System kelas B tidak jadi ada. Akhirnya kami, kumpulan mahasiswa-mahasiswa *bedheng dan agak gendheng* tersebut […]

    Reply

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s