It’s time to say goodbye
Block out the sun and pack up the sky
Don’t let my tears start to make you cry
Each time I try to say my goodbye
Try to stop asking why, way
Try to say my goodbye…
– Goodbye, The Corrs

Its sunday folks. Nice and Sunny sunday. Disaat berjuta juta penduduk surabaya lainnya menghabiskan minggu yang cerah-cerah-mendung ini dengan have fun, bersantai , kencan atau apapun hal yang menyenangkan lainnya, im sittin infront of my computers in the office. Terdengar membosankan sspertinya, yeah well at least i have something to do here

.


sehari hari ketemu kompie

Apa sih yang kamu kerjain mbel?. Wll, simple task benernya. Menghosting dua project ke internet. Tapi seperti biasa, speedy mbambet. Pekerjaan menghosting ini jadi terasa sangat menyebalkan. Untuk mengupload file, saya menggunakan FTP dan clientnya pake leap FTP. Bwat informasi aja temen temen, kecepatan upload menggunakan speedy MENGENASKAN. Entah saya yang kurang berpengalaman atau kurang sering melakukan proses upload, maksimal kecepatan upload yang pernah saya rasakan menggunakan sppedy ini cuman 6 kbps. Goddammit!!! Bayangin aja berapa waktu yang habis cuman bwat upload doank.

Saya pernah terlibat dalam satu project GIS. Peran saya minor dalam project tersebut, cuman upload sama debug coding aja klo ada trouble. Tetapi file yang harus diupload hampir 1 Giga, dan saya harus melakukan upload dengan speedy(emang ada yang lain?). Dua minggu cuman bwat upload doank, dua minggu juga kompie kantor dijalankan nonstop dengan terus elakukan proses upload lewat FTP.

Dan lebih parahnya lagi, koneksinya itu lho : MBAMBET. Klo siang apa lagi, putus sambung deh. Udah lambat, putus sambung pula. Jadinya kan proses upload harus diawasi, klo putus harus diresume. Membutuhkan tingkat kesabaran yang tinggi bwat menghadapi trouble seperti ini. Saya merindukan adanya provider internet yang memberikan layanan yang lebih baik lah. User kan nggak cuman butuh donlot doank, apalagi ISV dan kuli website seperti saya ini. Kecepatan upload juga penting bapak bapak sekalian (Sigghh…).

Ya udah deh, dari pada stress baca buku aja. Buku biografi google sama majalah CIO ada di meja, lumayan lah.

dsc01838.jpg

Gtu aja deh yang bisa saya keluhkan. Tetap semangat temen temen

: )

Posted by Kiki Ahmadi

Professional in Telco and Digital industry in Indonesia | Currently pursuing master's degree in Innovation Management and Entrepreneurship in University of Manchester

20 Comments

  1. hohoh Bro,, Sabar.
    Speedy downloadstreamnya emang cuma 64kbps, alias setara 6-8 KB/s.
    yg banter downstreamnya doang (klo lancar), 35-46 KB/s.

    Keep Fight Bro 🙂

    Reply

  2. iya nih…

    kapan sih Fastnet menjajah surabaya?
    Speedy kok semakin memonopoli kelihatannya..

    : )

    Reply

  3. walah.. salah ngetik aq.. wis mulai 5watt iki… :p
    my re-comment :

    hohoho Bro,, Sabar.
    Speedy upstreamnya emang cuma 64kbps, alias setara 6-10 KB/s.
    yg banter downstreamnya doang (klo lancar) 384kbps alias setara 35-46 KB/s.

    Keep Fight Bro 🙂

    Reply

  4. @kiki

    Fastnet blom bisa Bung.. msh lama.. investasi dy blom siap bwt perang d Kota PAhlawan..
    temen q yg d dharma husada aja akhirnya nyerah nungguin si fastnet, padahal dy dah nge-apply edjak bulanan yg lalu.
    akhirnya speedy family juga dy 😀

    Reply

  5. beeuhh
    padahal ada temen di bekasi..

    pasang baru cuman 150 rb..
    itu udah termasuk biaya bulan pertama..

    modem dipinjemin lagi…

    Reply

  6. Pasang Telkom Speedy buat koneksi internet dengan Linux ya..?? Enak emang internetan pake Linux.

    Reply

  7. @vita : loh emangnya situ gak suka ya internetan pake linux????? (katanya antek-anteknya KLAS????)

    Reply

  8. @ VIta
    Gak pake linux kok mbak, lhawong di kantor bukan dirumah saya sendiri..

    Reply

  9. @pituku: anda ini nggak nyambung ya sama komentar saya. Saya ini kalo internetan pake Linux dodol…!!!

    Reply

  10. 😕 Mbel tolong aku mbel!@#

    Reply

  11. ampun mbak..

    : )

    pikiran saya sama faisal sama

    kirain itu pertanyaan

    Reply

  12. Lho emangnya di Lab Kom SI ITS nggak bisa konek internet ta kalo pake software Linux?? pasti bisa konek internet kalo pake Linux, coba aja, mumpung gratis pake komputer or laptop. Kan ITS gitu lho….markasnya teknologi…

    Reply

  13. hayah

    walaupun saya linux user, tapi saya nggak maksa semuanya harus pake linux..

    Bolehlah idealis, tapi klo harus mengorbankan faktor seperti kenyamanan pengguna

    wah saya nggak setuju mbak..

    tujuan utamanya kan browsing?
    klo harus direpotkan dengan konfigurasi linux yang cukup expert..
    males dunk..

    saya memaanag pengguna linux mbak.
    tapi saya nggak sefanatik itu
    sampe sampe semua harus dilakukan
    under linux

    gunakan aja sesuai keperluan dan kebutuhan

    lagian di lab kan saya admin bukan diktator
    Klo lab diinstal linux semua
    user laen kasian donk

    : )

    Teknologi kan dibuat berdasarkan keinginan manusia untuk mendapatkan kemudahan..
    klo ada teknologi yang lebih mudah, kenapa enggak dipake?

    gtu penjelasan saya mbak

    : )

    heheheheheh

    Reply

  14. Gak salah “Adminnya admin” milih kamu mbel. Btw “Adminnya admin” malah pengen pake linux di semua komputer i, katanya untuk mengurangi pengguna. He..he..(Jadi keder aku)

    Reply

  15. @ Pituku

    define:adminnya admin

    heheheheh

    Reply

  16. Halah ngerti dewe toh mbel.

    Eh yo brati gak aku tok sing Dodol. Asem

    Btw aku merasa gak nyaman liat blog mu mbel karena link komentarnya cuma ada 5. Harusnya kamu tambah. cuma saran sih

    Reply

  17. Kalo saya terus terang ingin bermigrasi dari Windows ke Linux, terutama untuk urusan internetan. Saya ingin sekali mengembangkan (sosialisasi) Open Source Linux kepada masyarakat umum, agar tidak bergantung pada satu sistem operasi saja 🙂 Mulai bulan depan, saya KKN di daerah Kandangan Benowo, mungkin salah satu programnya, ya kegiatan sosialisasi Open Source 🙂

    Reply

  18. Paksa aja pake linux. kesuwen. Aku dulu inget kalo firewal mati aku pake jalan lain ngenet pake jalur laen dengan linux. tapi mrogramnya tetep peke windows. Lah jadi pake 2 komputer. hemmm gak efektif tapi. tapi menyenangkan. tapi repot, tapi enak juga loh, tapi ,,…….Mboh lah linux cuma buat pelampiasan aja sih. he..he.. suatu saat aku pengen bisa make semua Operating System. Mekso yo mbel aku. He..he..

    Reply

  19. Di fakultas Ekonomi dan Sastra Unair yang pake Linux, cuma saya lho…teman-teman lainnya masih pake Windows. Tapi mahasiswa FMIPA Unair sudah banyak kok pake Linux:-)

    Reply

  20. wah yang doyan ngenet sepanjang hidupnya nich ada solusi …satu kali prabayar dapat akses internet 3 tahun…murahhh banget

    Reply

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s