Mandriva 2008: OS of Choice

” load up on guns
bring your friends
its fun to lose anf to pretend ”
– Nirvana, Smell like teen spirit

hi folks..
lama gak nulis, terkena hantaman tugas kuliah dan project yang bertubi tubi. Apa yang akan saya tulis di malam yang panas , h-1 menjelang UAS Analisis dan Desain Sistem Informasi ini? well, yang jelas bukan analisis perceraian artis di tahun 2008. Saya nggak bakat ngeramal :P.

Semua bermula ketika kompie di rumah udah mulai rewel lagi. FYI, entah kenapa, minimal setiap bulan sekali my so-called-MCA WinXP rewel dan nggak bisa booting. Sumpah, emosi bener klo kena masalah yang kayak gini. Solusi temporal yang secara total desperate biasa gw lakuin ya repair pake cd installer. Hampir 2 semester terakhir masalah tersebut selalu berulang tanpa ada kondisi terminasi. As a result, i spent a lot of my time in my beloved Programmin Laboratory, cuman gara gara Ill Feel ma kompie rumah. Tapi lama lama khawatir juga, dirumah g bisa ngoding ma baca ebook, adek ma mama juga g bisa ngetik. Dan solusi yang terpikir adalah mulai install linux lagi di kompie.

Oke, selama dua semester ini makin jarang pake linux. Kenapa? karena kompie juga. Dulu sebelum kompie mulai rewel, ada 3 OS yang terinstall WinXP, Knoppix ma Kuliax. Karena alasan yang gak jelas, harddisk jebol. Bah!! sial sekali diriku, trauma deh install linux.

Langkah pertama dan yang paling menentukan adalah memilih distro. Everybody knows, ada ratusan distro linux bro!! watch the distrowatch if you really want to know. Yang pernah gw pake seh cuman Debian, Redhat/Fedora , Slackware, Knoppix, the Buntus(Ubuntu, Kubuntu, Xubuntu), Kuliax, Suse, PclinuxOS ma Mandriva doank. Bwat mempermudah dalam fase pemilihan, i wrote my requirement first.

Aq mau pake linux yang

  • GAMPANG!! convenient against configuration bro!!! : )
  • SUPPORT!!! Java, Netbeans and Eclipse
  • NICE!! look and feel. Programming is an art, im keen on artistique things.
  • LENGKAP!!! biar gak sering pake search repo macem apt-get ato yum install, maklum anggota masyarakat miskin internet.
  • Langsung bisa muter mp3, how this life is gonna be without music?

Klo dirumah ada internet mungkin bakalan milih The Buntu Family, well a dream is just a dream still. Setelah mikir dan berkaca pada pengalaman ada 3 kandidat terkuat yang bakal diambil. Suse, Fedora ato Mandriva. Oke lets take a look at the pros and cons opinion.

Suse

  • nice, the look-and-feel is GREAT!
  • tapi berdasar pengalaman, gak bisa langsung muter mp3
  • Install netbeans juga gak keluar. T_T

Fedora

  • pertama kenal ma 3D Desktop di distro ini
  • sama kayak SuSe, gak bisa langsung muter mp3. T_T

Mandriva

  • pertama kenal waktu diinstall dikompie sekret KLAS.
  • Nice and Easy.
  • Langsung bisa muter Mp3.
  • Dulu sempet ngoding di sini pake Netbeans 5.5.

Yap, the choice are set. MAndriva deh kayaknya. Track recordnya bagus, setidaknya di kompie rewel gua. Di donlot lah .isonya. Thnx to Kambing ma INHERENT, cuman butuh 5 menitan aja bwat ngambil 3 iso Mandriva 2008. Bakar, pulang dan Install!!!.

Kesan pertama? NICE!!!. Tampilannya alus, Loadingnya cepet..oouughh!!!! mantabh!!!. Bikin birahi bwat nyalain kompie. Kompie rumah akhirnya berfungsi seperti semula. Aq sertain screenshotnya juga nih.

Dari softpedia

Simplicity rules bro, apalagi dengan memori cuman 512. Thats all folks for this post. akan saya ceritakan pengalaman saya dan my humble Mandriva di posting selanjutnya.

Terakhir, Mari kita berdoa sesuai dengan agama, kepercayaan dan distro masing masing.

*silence*

AMIEEN!!!! : )

Advertisements

One thought on “Mandriva 2008: OS of Choice

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s